Gejolak Masyarakat Pakumanu, Debu dan Air Bersih Menjadi Tuntutan

Daerah, Lutim102 views

Penalutim.com, Luwu Timur  – Masyarakat Pakumanuk, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda nampak spontan memberi peringatan kepada PT Nusa Konstruksi Enggenering (PT NKE) agar melaksanakn tanggung jawab sosialnya di wilayah masyarakat terdampak operasional PT NKE, Pakumanuk, Senin (13/11/2023).

Aksi tersebut juga menyinggung Tanggung Jawab sosial PT Vale kepada masyarakat Pakumanuk yang bermukim selama puluhan tahun namun tidak merasakan kontribusi tanggung jawab sosial perusahaan yang beraktivitas di wilayah masyarakat sekitar.

Tidak adanya Air bersih di wilayah Pakumanuk menjadi salahsatu tuntutan yang diaspirasikan masyarakat setempat. Puluhan tahun masyarakat setempat berharap bantuan Air Bersih gratis dari PT Vale hingga saat ini belum juga dipenuhi. Padahal Masyarakat di wilayah inilah yang terdekat dengan  dua Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) PT Vale.

Menurut PT Vale yang diwakili oleh H.Yusri L2 External PT Vale. PT Vale melayani Air Bersih bagi Masyarakat Desa Balambano (Wilayah Togo dan Pakumanu) dengan menggunakan dua Water Tank, milik Vendor PT Vale yakni PT NKE dan PT IPW.

Selain itu, PT Vale juga saat ini dalam proses pengadaan Sumur Bor di Wilayah Pakumanu.

“RAB, Gambar dan tenaga teknisnya suda siap untuk Sumur Bor di Wilayah Pakumanu. Kami berharap masyarakat bersabar menunggu pengerjaannnya,” Kata H.Yusri di kantor Camat Wasuponda, Jumat (10/11/2023).

Menanggapi penjelasan PT Vale tersebut, salahsatu masyarakat Pakumanuk justru membatah kebenaran adanya Water tank yang dimaksud oleh PT Vale.

“Alhamdulillah kalau  sudah ada Water Tanknya. Tapi sejauh ini, yang saya alami di Pakumanu yang mana kegiatan proyek PT.VALE di Larona yang sehari-harinya melintas di depan rumah saya, sampai sekarang tidak ada apa-apa yang diberikan. Melainkan polusi saja yang saya dapat, debu-debu  beterbangan masuk ke dalam rumah apa bila kendaraan melintas,”Ungkap Risman Hamka dengan nada kesal.

Menurut Risman, Aksi yang dilakukannya hari ini adalah langkah awal untuk member peringatan kepada pihak PT Vale.

“Ini baru langkah awal, kalau toh juga PT.VALE TDK ada perhatian terhadap masyarakat di Pakumanu, maka akses ke DAM Larona akan kami tutup total,”Tegas Risman

Menyikapi permasalahan ini, Ketua Pemuda Peduli Kampung, Risal Mujur angkat bicara.

Menurut Risal Mujur, Terkait air bersih untuk wilayah Pakumanu, berdasarkan keterengan H.Yusri Yunus. PT Vale telah kerahkan dua Water Tank untuk masyarakat Togo dan Pakumanuk. Selain itu, juga dalam proses pengadaan sumur Bor di Wilayah Pakumanuk. Hanya saja mungkin Water Tank yang dimaksud External PT Vale ini pada faktanya tidak melayani di wilayah Pakumanuk. Terakit Sumur Bor, mungkin informasinya tidak tersampaikan kepada masyarakat wilayah Pakumanuk.

“Saya menyarankan ke PT Vale bersama Pemerintah desa dan Pemerintah Kecamatan baiknya lakukan pengawasan terhadap dua water tank yang dikerahkan oleh PT Vale yakni Water Tank milik PT IPW dan PT NKE untuk masayarakt yang mengalami krisis air bersih khususnya di wilayah Pakumanu dan Togo, agar pelayanan water tank tersebut merata dan adil ke masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait program bantuan tersebut, agar masyarakat mengerti dan mengetahuinya,”Jelas Risal Mujur (Rs)