Menu

Mode Gelap
Jemput Bola! Petugas Antar Bantuan Lansia ke Rumah Nenek 84 Tahun di Angkona Tingkatkan Efektivitas GPM, Bupati Irwan Minta Jangkauan Diperluas ke Tingkat Desa Resmi Cair! 138 Lansia Towuti Terima Bantuan Rp3 Juta Kemenag Lutim Ganti Pimpinan, Bupati Irwan Harap Pelayanan Keagamaan Makin Baik Keren! Sabet 10 Medali, FORKI Luwu Timur Raih Peringkat 9 Besar di Kejuaraan Karate Internasional Dorong Transformasi Digital, Pemkab Luwu Belajar Sistem Absensi ASN di Luwu Timur

Pena Ekonomi

Mama Pandi : Berjualan di Bulan Ramadhan, Keuntungannya Alhamdulillah

badge-check


					Mama Pandi : Berjualan di Bulan Ramadhan, Keuntungannya Alhamdulillah Perbesar

Penalutim.com. Luwu Timur – Tiap kali bulan Ramadhan, tak jarang kita menemukan para penjual ta’jil (menu berbuka puasa) yang berjualan di pinggiran jalan. Tentunya aktifitas tersebut sudah menjadi rutinitas beberapa masyarakat ketika di bulan Ramadhan.

Para penjual ta’jil ini mulai berjualan di sore hari yakni menjelang waktu berbuka puasa. Jenis ta’jil yang diperjual belikan sangat bervariasi, seperti es buah, es cendol, es teler, es pisang ijo dan lain sebagainya. Dengan adanya penjual ta’jil ini, secara tidak langsung dapat membantu masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk menyediakan ta’jil untuk berbuka puasa. Selain itu, aktifitas ini juga dapat memberikan penghasilan tambahan bagi para pedagang ta’jil.

Menurut mama Pandi salah satu pedagang ta’jil di Malili, setiap Ramadhan dirinya sudah sering berjualan ta’jil. Alhamdulillah, keuntungannya bisa buat nambah-nambah kebutuhan dirumah. (19/04/2021)

“Setiap Ramadhan saya jualan begini (ta’jil). Kadang saya jual gorengan, kadang juga yang dingin-dingin kayak pisjo, cendol, dan es buah,” ucapnya.

“Memang banyak sekali yang jualan ta’jil, macam-macam juga dia jual, baru hampir disetiap tempat ada yang berjualan, tapi kalau rejeki itu tidak kemana ji, ada-ada saja yang datang membeli,” tambahnya.

Lanjutnya, bagus memang kalau pemerintah buatkan fasilitas berjualan seperti kampung ramadhan di setiap desa. Jadi disitu semua orang datang membeli, tidak terpencar-pencar ki. Tapi itu ji lagi, kondisi sekarang masih ada Covid-19, jadi masih dilarang buat perkumpulan masyarakat, tandasnya.

 

Penulis : Hafid

Editor : Redaksi

Foto : Ayu

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tingkatkan Efektivitas GPM, Bupati Irwan Minta Jangkauan Diperluas ke Tingkat Desa

21 Juli 2026 - 11:26 WITA

Modern dan Ramah Lingkungan, Pelabuhan Balantang PT Vale Sabet Penghargaan ASRI 2026

17 Juli 2026 - 12:32 WITA

Lestarikan Budaya, Perkuat Ekonomi: PT Vale Pamerkan Produk Binaan di HUT Dekranas

11 Juli 2026 - 23:34 WITA

Trending di Daerah