Menu

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011 PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

Uncategorized

Kadis Kominfo Lutim Ikuti Tes deteksi Covid-19 Pakai GeNose

badge-check


					Kadis Kominfo Lutim Ikuti Tes deteksi Covid-19 Pakai GeNose Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Luwu Timur, Masdin yang juga Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid19 mengikuti tes covid-19 menggunakan alat pendeteksi baru bernama GeNose, di Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (18/05/2021).

GeNose merupakan alat pendeteksi virus corona buatan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang baru-baru ini resmi mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Sementara di Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur merupakan yang pertama menggunakan alat tes GeNose tersebut berdasarkan pengakuan Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat membuka acara pemeriksaan alat baru pendeteksi virus corona tersebut.

Cara kerja alat tersebut ialah mengidentifikasi virus corona dengan cara mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC). Dimana VOC terbentuk lantaran adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama napas. Orang-orang yang akan diperiksa menggunakan GeNose, terlebih dahulu diminta mengembuskan napas ke tabung khusus. Sensor-sensor dalam tabung itu lalu bekerja mendeteksi VOC. Kemudian, data yang diperoleh akan diolah dengan bantuan kecerdasan buatan hingga memunculkan hasil. Dalam waktu beberapa menit, GeNose bisa mendeteksi apakah seseorang positif atau negatif Covid-19.

Usai menjalani tes, Kadis Kominfo, Masdin merasa takjub dengan alat tersebut karena sangat simpel digunakan dan hasilnya cepat diketahui.

“Bagus ini karena cara melakukannya pun sangat mudah, kita hanya meniup sebuah alat semacam tabung hingga berbentuk balon lalu setelah itu dikunci agar angin tidak keluar, karena hembusan napas tersebut nantinya yang akan diperiksa sangat simpel,” ungkapnya.

Ia pun berharap, dengan adanya alat pendeteksi baru ini, Kabupaten Luwu Timur bisa segera terbebas dari pandemi virus corona. Namun terlepas dari itu, Masdin juga kembali mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 dimanapun berada.

Sumber : Kominfo Lutim
Editor : Redaksi
Foto : Kominfo Lutim

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 07:14 WITA

Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas

18 Juli 2026 - 11:46 WITA

Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel

18 Juli 2026 - 04:55 WITA

Trending di Daerah