Malili, Penalutim.com – Pemberdayaan tenaga kerja lokal merupakan kewajiban bagi setiap perusahaan yang beroperasi di suatu wilayah. Komitmen ini dibuktikan secara nyata oleh PT Huali Nickel Indonesia (PT HLNI) melalui salah satu mitra vendornya, PT MMM.
Sebagai perusahaan yang beraktivitas di Kabupaten Luwu Timur, PT HLNI menegaskan bahwa kehadiran investasi mereka harus membawa dampak positif langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Direktur PT MMM, Wijaya, menyampaikan bahwa kebijakan memprioritaskan warga setempat merupakan visi bersama antara pihaknya dan PT HLNI. Saat ini, PT MMM telah mempekerjakan puluhan warga asli Luwu Timur untuk mengisi berbagai posisi strategis dalam operasional perusahaan.
“Pemberdayaan tenaga kerja lokal adalah komitmen bersama kami dengan PT HLNI. Saat ini, total ada 33 tenaga kerja yang kami gunakan, dan semuanya adalah warga Luwu Timur,” ungkap Jaya—sapaan akrab Wijaya.
Lebih lanjut, Jaya merincikan sebaran posisi ke-33 karyawan tersebut, yang terdiri dari:
Driver Trailer: 17 orang
Driver Bus & Tangki Solar: 4 orang
Driver LV: 2 orang
Supervisor (SVP): 2 orang
Safety: 1 orang
Admin: 3 orang
Helper: 4 orang
Langkah ini diharapkan menjadi standar bagi perusahaan-perusahaan lain di wilayah Luwu Timur untuk terus melibatkan potensi lokal, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mempererat hubungan harmonis antara korporasi dan masyarakat. (*)






