Menu

Otomatis
Breaking News

Headline

Safaad Tekankan Sportivitas, Turnamen Wotu Harus Jadi Ruang Olahraga yang Aman

badge-check

Safaad Tekankan Sportivitas, Turnamen Wotu Harus Jadi Ruang Olahraga yang Aman Perbesar

LUWU TIMUR, PENALUTIM.COM – Gelaran turnamen sepak bola antar desa dan klub se-Kecamatan Wotu tidak hanya menuntut kemampuan pemain di lapangan. Sportivitas dan keamanan juga menjadi perhatian utama agar kompetisi berjalan hingga pertandingan final.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) Luwu Timur, Muhammad Safaad, mengajak seluruh pemain, suporter dan masyarakat menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.

Hal itu disampaikan saat menyikapi pelaksanaan turnamen yang dibuka Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Lapangan Gaswo, Selasa (18/8/2026).

Menurut Safaad, pertandingan sepak bola seharusnya menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan menjadi pemicu konflik antarpemain maupun suporter.

“Yang paling penting bagaimana kita membangun sportivitas, persaudaraan dan kebersamaan melalui olahraga,” katanya.

Ia menilai komitmen menjaga keamanan harus menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemain, official, panitia hingga penonton.

Sebelumnya, Bupati Irwan Bachri Syam telah menegaskan pemerintah daerah bersama jajaran kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap keributan selama turnamen berlangsung.

Bupati bahkan menegaskan pertandingan akan dihentikan apabila terjadi keributan.

Safaad menilai ketegasan tersebut penting untuk memastikan pertandingan berlangsung dalam suasana yang sehat.

Menurutnya, kompetisi olahraga akan kehilangan nilai positifnya apabila diwarnai tindakan yang merusak keamanan dan persaudaraan.

Karena itu, ia mengajak suporter memberikan dukungan secara positif kepada tim masing-masing tanpa melakukan tindakan yang dapat memicu konflik.

Turnamen tersebut diikuti 16 tim yang terdiri dari tim desa dan klub sepak bola.

Kompetisi berlangsung mulai 18 Agustus hingga 5 September 2026.

Safaad berharap setiap tim mampu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada, baik ketika menang maupun mengalami kekalahan.

Menurutnya, kemenangan memang menjadi target dalam kompetisi, tetapi sikap sportif menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, klub dan masyarakat yang ikut mendukung pelaksanaan turnamen.

Safaad berharap turnamen di Wotu dapat menjadi contoh bahwa kegiatan olahraga bisa menjadi ruang berkumpul sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Ia menginginkan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar sampai final tanpa gangguan keamanan.

“Turnamen ini harus menjadi ruang olahraga yang sehat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembukaan turnamen turut diisi laga ekshibisi Tim Pemkab Luwu Timur melawan Gaswo Legend FC. Tim Pemkab Lutim yang dipimpin Bupati Irwan Bachri Syam menang 1-0 melalui gol yang dicetak langsung oleh sang bupati.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hanya 3 Hari, 841 Dokumen Kependudukan Warga Rante Angin Rampung Lewat Dukcapil Juara

11 Sep 2026 - 04:53 WITA

Hanya 3 Hari, 841 Dokumen Kependudukan Warga Rante Angin Rampung Lewat Dukcapil Juara

Dukung Program Healthier Smiles, Pemkab Lutim dan MARS Wujudkan Sekolah Sehat

10 Sep 2026 - 23:54 WITA

Dukung Program Healthier Smiles, Pemkab Lutim dan MARS Wujudkan Sekolah Sehat

Sinergi TP PKK dan BPBD Luwu Timur Bekali Keluarga Tanggap Bencana

10 Sep 2026 - 11:43 WITA

Sinergi TP PKK dan BPBD Luwu Timur Bekali Keluarga Tanggap Bencana
Trending di Daerah