Menu

Mode Gelap
PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur Impian Umrah hingga Air Mata Bahagia Warnai Penyaluran Bantuan Lansia Luwu Timur Ditinggal ke Kantor, Satu Rumah di Desa Puncak Indah Hangus Terbakar Peringati HAN 2026, Sekda Luwu Timur Dorong Gerakan Lindungi Anak Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

Daerah

Pasca Kebakaran di Sorowako, Ada Cerita Anak di Posko Trauma Healing Polres Lutim

badge-check


					Pasca Kebakaran di Sorowako, Ada Cerita Anak di Posko Trauma Healing Polres Lutim Perbesar

Sorowako, Penalutim.com – Pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan Sorowako, Kecamatan Nuha, pada Rabu (27/8/2025), Polres Luwu Timur membuka posko trauma healing khusus untuk anak-anak korban terdampak. Kegiatan tersebut berlangsung di tenda posko Dermaga Sorowako, Kamis (28/8/2025), yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Suasana haru sekaligus hangat terlihat ketika sejumlah Polwan Polres Luwu Timur bersama ibu-ibu Bhayangkari Cabang Luwu Timur bercengkerama dengan anak-anak. Mereka mengajak bermain, bercerita, hingga membagikan kertas mewarnai dan puzzle untuk menghibur serta memulihkan semangat para bocah yang sempat panik saat peristiwa kebakaran terjadi.

Tak hanya itu, anak-anak juga tampak riang menerima balon, snack, dan permen yang dibagikan. Kehadiran mereka menjadi penghibur di tengah duka yang masih menyelimuti warga korban kebakaran.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Timur, Ny. Dinda Ario Putranto, turut hadir mendampingi kegiatan tersebut. Mereka juga didampingi sejumlah pejabat utama Polres, pengurus Bhayangkari, serta personel Polres Luwu Timur.

“Kami berharap kegiatan trauma healing ini dapat membantu anak-anak untuk kembali tersenyum, mengurangi rasa takut, dan menumbuhkan semangat baru setelah bencana ini,” ujar AKBP Ario Putranto TM.

Hal senada juga disampaikan Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Timur. “Anak-anak adalah generasi penerus, jangan sampai trauma membuat mereka kehilangan keceriaan. Kami hadir untuk mendampingi, menghibur, sekaligus memberi semangat agar mereka tetap tegar,” tutur Ny. Dinda Ario Putranto.

Diketahui, kebakaran yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut menghanguskan 48 rumah. Sebanyak 106 kepala keluarga atau sekitar 384 jiwa terdampak, dan kini masih berada di tenda-tenda darurat.

Dengan adanya posko trauma healing ini, dapat membuat anak-anak korban kebakaran kembali pulih secara psikologis, sementara pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya menyalurkan bantuan bagi kebutuhan para pengungsi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan

24 Juli 2026 - 13:21 WITA

Impian Umrah hingga Air Mata Bahagia Warnai Penyaluran Bantuan Lansia Luwu Timur

24 Juli 2026 - 01:05 WITA

Ditinggal ke Kantor, Satu Rumah di Desa Puncak Indah Hangus Terbakar

23 Juli 2026 - 13:14 WITA

Trending di Daerah