Menu

Mode Gelap
Ditinggal ke Kantor, Satu Rumah di Desa Puncak Indah Hangus Terbakar Peringati HAN 2026, Sekda Luwu Timur Dorong Gerakan Lindungi Anak Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali Tangis Haru di Tomoni: Kartu Lansia Jadi Penyelamat Biaya Berobat dan Kebutuhan Hidup Gunakan DBH Sawit untuk Lindungi Pekerja, Bupati Irwan Bawa Inovasi di Jamsostek Award Sulsel Jemput Bola! Petugas Antar Bantuan Lansia ke Rumah Nenek 84 Tahun di Angkona

Headline

Panen 6 Ton Ikan Nila, BUMDes Mabonta Bukti Ekonomi Desa Mulai Bergerak

badge-check


					Panen 6 Ton Ikan Nila, BUMDes Mabonta Bukti Ekonomi Desa Mulai Bergerak Perbesar

LUWU TIMUR, PENALUTIM.COM – Keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wisata Bahari Desa Mabonta, Kecamatan Burau, memanen sekitar 6 ton ikan nila pada panen perdana menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan potensi desa melalui BUMDes mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi perikanan yang dimiliki Desa Mabonta.

Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini menunjukkan bahwa BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa apabila dikelola secara profesional, memiliki perencanaan yang baik, dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Panen perdana ini menjadi bukti bahwa BUMDes mampu menjadi penggerak ekonomi desa. Ketika potensi lokal dikelola secara baik dan berorientasi pada usaha yang produktif, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Awaluddin.

Ia menjelaskan, dari 40 ribu bibit ikan nila yang dibudidayakan di tambak seluas satu hektare, tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai sekitar 60 persen sehingga menghasilkan sekitar 6 ton ikan siap panen.

Yang menggembirakan, lanjut Awaluddin, hasil panen tersebut langsung diserap pasar. Pada hari pertama panen, sekitar dua ton ikan nila berhasil terjual kepada pembeli, menandakan adanya peluang usaha yang menjanjikan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Luwu Timur untuk lebih kreatif mengembangkan potensi lokal melalui unit usaha BUMDes.

“Dinas PMD akan terus mendorong penguatan kelembagaan dan kapasitas pengelola BUMDes agar semakin banyak desa yang mampu menciptakan usaha produktif, meningkatkan pendapatan asli desa, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ditinggal ke Kantor, Satu Rumah di Desa Puncak Indah Hangus Terbakar

23 Juli 2026 - 13:14 WITA

Peringati HAN 2026, Sekda Luwu Timur Dorong Gerakan Lindungi Anak

23 Juli 2026 - 07:24 WITA

Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 07:14 WITA

Trending di Daerah