Menu

Otomatis
Breaking News

Nasional

Jika Orang Depresi Bolehkah Dinasehati?

badge-check

Jika Orang Depresi Bolehkah Dinasehati? Perbesar

Ilustrasi-depresi-660x330

Jakarta, Penalutim.com – Dokter spesialis kesehatan jiwa, dr Diah Utami SpKj, mengatakan adabeberapa hal tentang orang yang terlanda depresi. Menurutnya, seringkali orang terlanda depresi diberi stigma orang yang tidak dekat dekat dengan Tuhan, kurang iman, tidak sabar terhadap cobaan Tuhan, diguna-guna, atau didekati makhluk halus.

Padahal, kata dia, keadaan depresi pada seseorang adalah suatu penyakit yang bisa dialami siapa saja pada usia berapa saja. “Seseorang yang sedang mengalami depresi hanya perlu bercerita mengungkapkan yang dirasakannya dan didengarkan dengan baik oleh orang-orang terdekatnya,” kata dia.
Dirinya menjelaskan, masyarakat bisa membantu orang-orang yang terlanda depresi dengan mendengarkan mereka berbicara, dan membuka wawasan mereka bahwa di sekitar mereka ada harapan dan banyak orang yang ingin membantu mereka

“Seringkali mereka tahu ada yang terjadi dalam dirinya, namun seringkali merasa takut salah menyatakan perasaan. Terkadang mereka sudah bicara tapi tidak didengarkan, malah dinasehati, atau disalahkan. Itu justru memperparah keadaan,” kata dia, di Jakarta, Kamis (6/4).Dirinya juga menekankan bahwa, seseorang harus benar-benar menjadi pendengar bagi orang yang depresi dengan memberikan perhatian lebih ketika orang tersebut sedang bercerita.

Depresi bisa terjadi pada tiap tahapan dalam hidup. Yang paling umum terjadi ialah depresi setelah melahirkan dan depresi pada usia senja.

Sementara itu, ahli psikologi dari Himpunan Psikolog Indonesia, Pelita Sinaga, mengatakan kepentingan kehadiran seorang pendengar bagi orang yang mengalami depresi. “Terkadang orang depresi sudah bicara, tapi tidak didengarkan. Mereka butuh perhatian yang lebih,” kata dia.

Namun, bukan sembarang mendengarkan melainkan disertai bahas tubuh yang selaras dengan empati. Seorang pendengar benar-benar fokus mendengarkan dengan memberikan dukungan seperti gestur anggukan kepala, atau bahkan sentuhan secara fisik. (Red/Foto: Ilustrasi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gelanggang Buku 2026, Merawat Kembali Ekosistem Sastra Parepare

20 Agu 2026 - 06:35 WITA

Gelanggang Buku 2026, Merawat Kembali Ekosistem Sastra Parepare

Meriah dan Penuh Keakraban, Disparmudora Luwu Timur Rayakan HUT RI dengan Lomba

20 Agu 2026 - 05:45 WITA

Meriah dan Penuh Keakraban, Disparmudora Luwu Timur Rayakan HUT RI dengan Lomba

Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

24 Jul 2026 - 04:18 WITA

Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur
Trending di Lutim