Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Daerah

Dinas PUPR Lutim Genjot Pembangunan Infrastruktur 11 Kecamatan

badge-check


					Dinas PUPR Lutim Genjot Pembangunan Infrastruktur 11 Kecamatan Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Kabupaten Luwu Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur sektor Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) pada 11 Kecamatan.

Berdasarkan data statistik yang dihimpun dari Bapelitbanda Kabupaten Luwu Timur hingga 30 Agustus 2021, dari sebelas Kecamatan terdapat sejumlah pembangunan infrastruktur di sembilan kecamatan di lingkup kabupaten yang sedang dalam tahap pelaksanaan maupun yang dalam proses pelelangan di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Adapun, sembilan kecamatan yang sumber pendanaannya dari Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (APBD) meliputi Kecamatan Nuha, Kecamatan Towuti, Kecamatan Wasuponda, Kecamatan Malili, Kecamatan Angkona, Kecamatan Kalaena, Kecamatan Tomoni Timur, Kecamatan Tomoni, Kecamatan Mangkutana, Kecamatan Burau, dan Kecamatan Wotu.

Kepala Dinas PUPR Lutim, Syahmuddin menjelaskan, untuk Kecamatan Tomoni Timur terdapat 10 kegiatan fisik, tujuh diantaranya dalam proses pelaksanaan, dua masih tahap sosialisasi desa dan satu masih diproses oleh ULP. “Misalnya pembangunan Pamsimas Desa Pattengko, telah dilakukan penambahan kegiatan setelah adanya recofusing,” jelasnya, Kamis (23/09/2021).

Lebih lanjut Syahmuddin mengatakan, untuk Kecamatan Nuha terdapat tiga kegiatan fisik, satu kegiatan diproses ULP, dua kegiatan dalam tahap pelaksanaan, yakni Pembangunan Pedestrian Desa Nikkel, Pembangunan Bendung Lambolavue Desa Matano dan Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Matano.

Sedangkan, Kecamatan Towuti yang sebelumnya memiliki 36 kegiatan fisik, setelah di recofusing menjadi 35 kegiatan, di mana 22 di antaranya proses pelaksanaan, 11 masih diproses ULP, satu dalam proses kontrak, satu di tahap sosialisasi desa. “Kegiatan fisik yang dihapuskan ialah Penataan Taman Desa Tokalimbo,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Kecamatan Malili, lanjut Syahmuddin, terdapat 32 kegiatan, Kecamatan Angkona Delapan Kegiatan, Kecamatan Kalaena enam kegiatan, Kecamatan Tomoni sembilan kegiatan, Kecamatan Mangkutana tujuh kegiatan, Kecamatan Wotu 24 kegiatan di mana tiga kegiatan mengalami recofusing anggaran, serta Kecamatan Burau 19 kegiatan dan satu mengalami recofusing anggaran.

“Tiga kegiatan fisik Kecamatan Wotu yang mengalami perubahan anggaran setelah di recofusing yakni Pengkerikilan Jalan Samping SMPN 2 Wotu Dusun Jambu Desa Lampenai, Pembangunan Plat Duicker Dusun Langgiri Desa Lampenai, dan Pelebaran Jembatan Jalan Poros Desa Tarengge Timur yang berlokasi di  Maramba 1,” pungkas Syahmuddin.

Penulis : Redaksi

Editor : Ning Rahayu

Foto : Dinkominfo

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako

27 Juli 2026 - 03:44 WITA

Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur

27 Juli 2026 - 01:07 WITA

Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora

25 Juli 2026 - 11:57 WITA

Trending di Daerah