Menu

Mode Gelap
Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur Impian Umrah hingga Air Mata Bahagia Warnai Penyaluran Bantuan Lansia Luwu Timur Ditinggal ke Kantor, Satu Rumah di Desa Puncak Indah Hangus Terbakar Peringati HAN 2026, Sekda Luwu Timur Dorong Gerakan Lindungi Anak Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali Tangis Haru di Tomoni: Kartu Lansia Jadi Penyelamat Biaya Berobat dan Kebutuhan Hidup

Daerah

Putra Balambano Berkarya di Ibu Kota, Harumkan Nama Daerah

badge-check


					Putra Balambano Berkarya di Ibu Kota, Harumkan Nama Daerah Perbesar

Jakarta, penaluatim.co.id – Di tengah maraknya apatisme terhadap kondisi negeri di kalangan pemuda, Risal Mujur, seorang pemuda kelahiran Balambano, Luwu Timur yang memilih merantau ke Ibu kota untuk menyaksikan lebih jelas tentang realitas negeri yang menurutnya semakin memprihatinkan.

Sebagai mantan aktivis kampus, yang aktif di Lembaga Pers Mahasiswa dan Sekolah Peradaban Jurnalis Indonesia, pemuda yang tengah menyelesaikan studi Magister Komunikasi Politiknya di Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut memilih untuk tidak menjadi anak bangsa yang hanya meneriakkan hak demokrasinya dengan terjun ke jalan dan membuat sesak jalan Ibu kota yang sudah sangat sempit.

Dalam ceritanya Rizal menjelaskan, bahwa menyampaikan aspirasi politik memiliki banyak cara. Hal yang paling elegan menurutnya, yakni menyampaikan opini, menulis bahkan berdiskusi, dengan begitu lanjut lulusan ilmu politik UMJ ini, demokrasi menjadi lebih subtasial.

“Tetapi jika ada jalan yang lebih santun dan efektif, kenapa harus berlelah-lelah turun ke jalan untuk sekedar menyampaikan pikiran yang belum tentu didengar sasaran. Menulis itu cara paling elegan yang mencerminkan bahwa kita adalah akademisi, bahwa kita adalah kaum intelektual dan bukan kaum ugal-ugalan,” papar Rizal, Jakarta, Minggu (30/7).

Menurut Rizal yang baru saja menerbitkan cetakan kedua dari bukunya yang berjudul ‘Kekuasaan Media Metro TV dan Politik Citra’ tersebut, kondisi Indonesia saat ini tidak lagi membutuhkan suara rakyat melalui toak yang diteriakan di jalan. Akan tetapi gerakan perubahan dari bangsanya sendiri.

Dalam bukunya yang diterbitkan oleh LPM bookpress dan dilaunching langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara pada 2015 lalu bersama 8 (delapan) Buku karya kader LPM UMJ,  Rizal juga menjelaskan tentang kondisi media dewasa ini yang sudah mulai berjarak dari orientasi idealnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Andi Muslimin, pendiri Mimbar Politik Pancasila Institute Jakarta. Menurutnya, media seyogyanya berperan sebagai poros pembangunan bangsa. Dan media tidak semata-mata dibaca (hanya) sebagai alat komunikasi.

“Apalagi perkembangan media bukan hanya dalam pengertian maenstream tetapi sampai pada new media. Media sangat dibutuhkan untuk menunjang perkembangan dan pembangunan negara demokrasi yang menerapkan sebuah sistem demokrasi,” tutur Andi.

Andi juga mengaku sangat mengapresiasi terbitnya buku tersebut. Baginya, apresiasi tinggi menjadi hal yang wajar ia berikan untuk seorang pemuda daerah yang hidup di perantauan dengan segala upaya menghadapi problematika perantauan, yang ternyata mampu melahirkan sebuah karya apalagi dalam sebuah bentuk pemikiran.

“Banyak orang hebat, tetapi tidak mampu menciptakan karya seperti Buku. Ini di luar kebiasaan, bahwa pemuda daerah ternyata sangat mampu berkarya. Pemerintah dan masyarakat daerah seharusnya berbangga ketika ada putra daerahnya mampu menciptakan buku, karena ini juga sebagai bentuk pembuktian kepada daerahnya, bahwa ternyata daerah tersebut sangat potensial. Ini dibuktikan dengan adanya putra daerah yang mampu berkarya,” ucap Andi.

Penulis : Raga Imam

Foto : LPM UMJ

Editor : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Impian Umrah hingga Air Mata Bahagia Warnai Penyaluran Bantuan Lansia Luwu Timur

24 Juli 2026 - 01:05 WITA

Ditinggal ke Kantor, Satu Rumah di Desa Puncak Indah Hangus Terbakar

23 Juli 2026 - 13:14 WITA

Peringati HAN 2026, Sekda Luwu Timur Dorong Gerakan Lindungi Anak

23 Juli 2026 - 07:24 WITA

Trending di Daerah