LUWU TIMUR, PENALUTIM.COM – Keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wisata Bahari Desa Mabonta, Kecamatan Burau, memanen sekitar 6 ton ikan nila pada panen perdana menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan potensi desa melalui BUMDes mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi perikanan yang dimiliki Desa Mabonta.
Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini menunjukkan bahwa BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa apabila dikelola secara profesional, memiliki perencanaan yang baik, dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat.
“Panen perdana ini menjadi bukti bahwa BUMDes mampu menjadi penggerak ekonomi desa. Ketika potensi lokal dikelola secara baik dan berorientasi pada usaha yang produktif, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Awaluddin.
Ia menjelaskan, dari 40 ribu bibit ikan nila yang dibudidayakan di tambak seluas satu hektare, tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai sekitar 60 persen sehingga menghasilkan sekitar 6 ton ikan siap panen.
Yang menggembirakan, lanjut Awaluddin, hasil panen tersebut langsung diserap pasar. Pada hari pertama panen, sekitar dua ton ikan nila berhasil terjual kepada pembeli, menandakan adanya peluang usaha yang menjanjikan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Luwu Timur untuk lebih kreatif mengembangkan potensi lokal melalui unit usaha BUMDes.
“Dinas PMD akan terus mendorong penguatan kelembagaan dan kapasitas pengelola BUMDes agar semakin banyak desa yang mampu menciptakan usaha produktif, meningkatkan pendapatan asli desa, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.






