Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Daerah

Peringati HUT Otda ke-30, Sekda Lutim Tekankan Pentingnya Sinergi dan Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah

badge-check


					Peringati HUT Otda ke-30, Sekda Lutim Tekankan Pentingnya Sinergi dan Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah Perbesar

Malili, Penalutim.com – Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati, Malili, Senin (27/04/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh para pejabat eselon II, III, IV, dan seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, serta peserta upacara lainnya yang berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Pada kesempatan ini, Sekda Lutim membacakan sambutan seragam Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian, yang menekankan bahwa Peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkokoh komitmen dan peran dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Otonomi daerah adalah instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dr. Ramadhan Pirade.

Tema Otonomi Daerah ke-30 yang diusung pada tahun 2026 yaitu “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, melambangkan kemandirian dan tanggungjawab daerah dalam mengelola potensi lokal, serta merepresentasikan harapan bangsa Indonesia.

Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya sinergi dan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebutkan bahwa integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, serta penguatan kemandirian fiskal menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

“Tanpa koordinasi dan kolaborasi yang baik, tujuan pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan dasar, serta memperkuat stabilitas dan ketahanan daerah. Dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan perkembangan teknologi, kebijakan yang berpihak kepada masyarakat menjadi prioritas utama.

“Pemerintah daerah harus mampu menghadirkan kebijakan yang responsif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutan, Sekda mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk mengoptimalkan pelaksanaan otonomi daerah dengan prinsip efisiensi dan efektivitas anggaran.

Ia berharap semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai sarana untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok negeri,” pungkas Ramadhan.

Melalui momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur diharapkan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (nor/ikp-humas/kominfo-sp)

Facebook Comments Box

Read More

Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan

3 June 2026 - 23:42 WITA

Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat

3 June 2026 - 05:47 WITA

Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati

3 June 2026 - 05:25 WITA

Trending on Lutim