Menu

Otomatis
Breaking News

Daerah

Halim Anggota DPRD Lutim Menjawab Tantangan Ketika Bumi Batara Guru Menjadi Kawasan Industri

badge-check

Halim Anggota DPRD Lutim Menjawab Tantangan Ketika Bumi Batara Guru Menjadi Kawasan Industri Perbesar

Angkona, Penalutim.com – Memperingati Hari Ulang Tahun Luwu Timur ke-22 bukan sekedar mengenang sejarah terbentuknya daerah ini, tapi juga sebagai momentum refleksi atas capaian, tantangan, dan arah pembangunan ke depan. Hal ini diucapkan Abd. Halim, Anggota DPRD Luwu Timur dari Dapil kecamatan Angkona- Kalena, Senin (5/5/2025).

“Usia 22 tahun menunjukkan bahwa Luwu Timur kini telah memasuki fase dewasa dalam perjalanan otonomi daerahnya,” Ucap Halim

Menurut Halim, Sebagai kabupaten yang kini dikenal sebagai kawasan industri pertambangan nikel, Luwu Timur berada pada posisi strategis dalam pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung hilirisasi dan transisi energi melalui pemanfaatan sumber daya mineral. Namun, di balik potensi besar itu, terdapat pula sejumlah tantangan serius yang harus dihadapi.

Politisi muda dari Fraksi PAN ini memaparkan harapannya terhadap Luwu Timur ketika menjadi kawasan industri.

Harapan ke depan:

Terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui distribusi manfaat industri secara adil.

Tumbuhnya ekonomi lokal yang inklusif, tidak hanya bergantung pada sektor tambang.

Terjaganya kelestarian lingkungan dan kearifan lokal di tengah laju industrialisasi.

Peningkatan kualitas pendidikan dan SDM lokal agar mampu bersaing dan terlibat aktif dalam pembangunan.

Setelah memaparkan Harapan, Halim juga menyampaikan tantangan untuk mewujudkan harapan tersebut.

Tantangan yang dihadapi:

Ketimpangan sosial akibat kesenjangan ekonomi dari aktivitas pertambangan.
Potensi kerusakan lingkungan jika tata kelola industri tidak dikendalikan dengan baik.

Ancaman konflik sosial jika partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan diabaikan.

Kebutuhan terhadap regulasi daerah yang adaptif dan pro-rakyat.

Halim merincikan untuk menjawab harapan dan menghadapi tantangan tersebut memerlukan:

  1. Kebijakan yang berpihak kepada rakyat, dengan memastikan partisipasi publik dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan.
  2.  Penguatan kapasitas pemerintah daerah, agar mampu mengelola investasi tambang secara bijak dan berkelanjutan.
  3.  Kemitraan yang sehat antara industri, pemerintah, dan masyarakat, agar tumbuh sinergi yang saling menguntungkan.
  4. Investasi pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata. (Rm).

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bapenda Lutim Genjot ETPD Lewat Rekonsiliasi Retribusi dan QRIS

3 Sep 2026 - 22:35 WITA

Bapenda Lutim Genjot ETPD Lewat Rekonsiliasi Retribusi dan QRIS

Progres Capai 80 Persen, Bupati Irwan Minta RSGM Atue Segera Dirampungkan

3 Sep 2026 - 11:40 WITA

Progres Capai 80 Persen, Bupati Irwan Minta RSGM Atue Segera Dirampungkan

Tinjau Progres Renovasi Rujab, Bupati Irwan Instruksikan Pengerjaan Dipercepat

3 Sep 2026 - 11:06 WITA

Tinjau Progres Renovasi Rujab, Bupati Irwan Instruksikan Pengerjaan Dipercepat
Trending di Daerah