Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pena Politik

Musrembang di Wasuponda, US : Terimakasih dan Mohon Maaf

badge-check

Musrembang di Wasuponda, US : Terimakasih dan Mohon Maaf Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Wakil ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur, H.Usman Sadik (US) menyampaikan ucapan terimakasih dan permohonan maaf kepada Masyarakat Kecamatan Wasuponda.

“Pada pemilihan Legilatif Tahun 2024 ini, Kecamatan Wasuponda sudah menjadi Dapil l dan tidak lagi menjadi Dapil saya. Namun, Insya Allah tetap akan menjadi tanggung jawab moral saya kedepan,”Ungkap US saat menghadiri kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2025 di Aula Kantor Camat Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (22/2/2014).

Menurutnya, biar bagaimanapun Wasuponda pernah menjadi Dapilnya dan sudah lama berbaur dengan masyarakat baik dalam suka maupun duka.

“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan banyak terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga Kecamatan Wasuponda atas doa dan dukungannya selama ini sekaligus permohonan maaf sekiranya masih ada harapan masyarakat disini yang belum bisa kami penuhi secara sempurna,”tuturnya.

Anggota Dewan terpilih di Dapil 5 Kecamatan Nuha-Towuti pada Pemilu 2024 ini,  menyebutkan bahwa masih banyak harapan-harapan masyarakat di Kecamatan Wasuponda belum dapat dipenuhi selama menjabat  dan menjadi Dapilnya. (*)

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Putus Rantai Kemiskinan, PGK Banten Tekankan Pentingnya Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Pemuda

22 Okt 2026 - 16:47 WITA

Putus Rantai Kemiskinan, PGK Banten Tekankan Pentingnya Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Pemuda

Pegiat Ekonomi Kreatif Bandung Apresiasi Program Prabowo, Dorong Kesempatan Kerja Anak Muda

22 Okt 2026 - 15:16 WITA

Pegiat Ekonomi Kreatif Bandung Apresiasi Program Prabowo, Dorong Kesempatan Kerja Anak Muda

Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dendi Budiman Soroti Masih Adanya Kongkalikongnomic

22 Okt 2026 - 14:56 WITA

Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dendi Budiman Soroti Masih Adanya Kongkalikongnomic
Trending di Pena Politik