Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Pena Hukum

Rugikan Konsumen, Anggota DPRD : SPBU Wasuponda Bisa Dituntut UU Konsumen

badge-check


					Rugikan Konsumen, Anggota DPRD : SPBU Wasuponda Bisa Dituntut UU Konsumen Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Pertalite bercampur Air di SPBU Togo rugikan konsumen. Pasalnya, sejumlah konsumen mengalami kerusakan kendaraan, Jumat (19/4/2024) di  Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.

Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Najamudin dari fraksi Golkar angkat bicara.

“Ini Bentuk Kelalaian tidak na perhatikan maintenance oleh pihak SPBU Wasuponda,” kata Naja.

Bisanya pihak SPBU Wasuponda tidak kontrol, lanjut politisi golkar tersebut dengan nada kesal. Hanya hitung berapa BBM masuk dan keluar. Ini tidak bisa lalai.

Naja juga mengatakan,  Dampak kerusakan kendaraan. Ini bisa menghambat transportasi. Bagaimana kalau mobil penumpang. Bisa macet. Apalagi poros tambang. Bisa mengganggu aktivitas.

Menurutnya, pihak SPBU Wasuponda bisa dituntut melalui UU konsumen

“Anda tidak menjamin. Jadi boleh bicara dengan orang hukum,” jelasnya.

Naja berharap agar pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.

“boleh diselidiki oleh pihak kepolisian,” harapnya.

Kalau pihak SPBU, lanjut Naja,  mengatakan tidak sengaja. ini tetap ada unsur kelalaian.

“Jangan langsung mempercai pihak SPBU. Ada alat. Seperti odol. Kalau berubah warna. Berarti tidak murni,”paparnya.

Naja juga mempertanyakan berpa banyak BBM jeneis pertalite yang bercampur ini di jual oleh pihak SPBU baru ketahuan.
“Sudah berapa banyak yang keluar Baru ketahuan,” tanya Naja

Sebelumnya, saat Penalutim menerima keterangan dari salah satu pegawai SPBU Wasupunda, Masnur, mengaku belum mengetahui kenapa hal ini bisa terjadi.

“Kami juga kaget pak, dan hingga saat ini kami belum mengetahui kenapa hal ini bisa terjadi,”kata Masnur

Menurutnya, saat ini pihak SPBU Wasuponda masih menyelidiki penyebab pertalite bercampu air ini.

“Kami masih melakukan peyelidikan terkait persoalan ini pak,” tuturnya. (Rm)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Waspada! Penipu Catut Nama Kejari Luwu Timur Beraksi Lewat WhatsApp

15 Juli 2026 - 14:13 WITA

Babak Baru Kasus 36 Miliar di Bank Sulselbar

13 Juli 2026 - 08:08 WITA

Kejaksaan Musnakan Ribuan Butir Obat Terlarang di Lutim, Sekda Beri Apresiasi!

22 Mei 2026 - 03:52 WITA

Trending di Daerah