Menu

Mode Gelap
Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut

Nasional

Menteri LHK dan Nuffic Neso Umumkan Pemenang Climate Adaptation Challenge 2021

badge-check


					Menteri LHK dan Nuffic Neso Umumkan Pemenang Climate Adaptation Challenge 2021 Perbesar

Penalutim.com, Jakarta – Dalam rangkaian acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati pada tanggal 05 Juni 2021, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya Bakar; bersama Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl mengumumkan dua pemenang Climate Adaptation Challenge (CAC) 2021 secara virtual.

Pengumuman yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom meeting dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini dihadiri oleh sejumlah tim dari Kedutaan besar kerajaan Belanda, pejabat di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tim Nuffic Neso Indonesia, alumni Belanda dan masyarakat sipil.

Dua pemenang Climate Adaptation Challenge (CAC) 2021 ini adalah Atika Almira, Alumnus IHS Erasmus University Rotterdam, dengan tema proposal: Muara Mengasuh air kita: Taking Care of Our Water; dan Aqdar, Alumnus Wageningen University & Research, dengan tema proposal: Climate Change Adaptation Campaign for Sustainable Coffee Production and Consumption. Dua proposal terbaik akan diberikan dana sebesar EUR. 5,000 untuk mengimplementasikan ide kampanye kreatifnya selama Juli – Oktober 2021.

Peter van Tuijl menyebutkan proses penentuan juara yang dilakukan oleh dewan juri dan panitia tidaklah mudah. “Dua proposal program ini bekompetisi dengan sangat ketat dengan 35 proposal program menarik lainya yang diterima oleh panitia”, ungkapnya

Sebagai informasi, Climate Adaptation Challenge (CAC) 2021 merupakan salah satu program Kedutaan besar kerajaan Belanda dan Nuffic Neso Indonesia dalam rangkaian acara WINNER (Week of Indonesia Netherlands Education and Research) – Climate Adaptation Summit (CAS) 2021 / WINNER – CAS yang bertujuan untuk meningkatkan peran alumni Belanda dalam merespon dampak perubahan iklim dengan cara menghubungkan tantangan dan solusi.

WINNER-CAS 2021 merupakan tindak lanjut dari Global Climate Adaptation Summit (CAS) 2021 yang diselenggarakan oleh negara Belanda pada tanggal 24-26 Januari 2021. Summit yang dihadiri oleh lebih dari 30 pemimpin negara di dunia, termasuk Presiden Joko Widodo ini, merumuskan sejumlah agenda strategis dalam rangka mendukung proses adaptasi terhadap dampak dari perubahan iklim di masa kini dan mendatang. Melalui CAC 2021, para alumni Belanda berkewarganegaraan Indonesia diberikan ‘tantangan’ untuk menghadirkan gagasan inovatif dan kreatif dalam mengkampanyekan pentingnya kesadaran akan perubahan perubahan iklim serta dampaknya, dengan fokus pada dua negara, Indonesia dan Belanda.

Menteri Siti Nurbaya, dalam sambutannya mengapresiasi dan sangat mendukung terselenggaranya acara Climate Adaptation Challenge (CAC) 2021 ini, seraya berharap agar pelaksanaan program challenge dari para alumni juga bisa berjalan lancar dan bermanfaat.

“Saya pun sebagai alumni Belanda (bersama bapak Dirjen Ruandha) juga merasa bangga pernah belajar di Belanda dan berharap agar kita bisa selalu memberikan dampak positif bagi masyarakat. terima kasih pemerintah Belanda dan Nuffic Neso Indonesia,” ujarnya.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Ning Rahayu

Foto : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

24 Juli 2026 - 04:18 WITA

Sekolah Rakyat Dimulai, Luwu Timur Kirim 6 Siswa Pertama ke Makassar

14 Juli 2026 - 02:43 WITA

ITH dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Pendidikan dan Profesi Arsitektur

10 Juli 2026 - 07:37 WITA

Trending di Pena Pendidikan