Menu

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011 PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

Pena Hukum

Maraknya Vaksin Palsu, Kepolisian Lutim Bentuk Tim Investigasi

badge-check

Penalutim

 

Malili, Penalutim.com – Maraknya vaksin palsu yang beredar di Indonesia belakangan ini, sangat berefek negatif bagi kehidupan masyarakat, sebagian masyarakat merasa cemas dengan adanya persoalan tersebut.

 

Kepolisian Resort Luwu Timur langsung bertindak menyikapi permasalahan tersebut dengan membentuk tim investigasi .

 

Tim tersebut nantinya akan menyelidiki lebih jauh peredaran vaksi palsu yang kemungkinan juga sampai ke daerah ini.

 

Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak mengatakan, telah membentuk tim khusus untuk mengivestigasi dan menyelidiki pengadaan vaksi di rumah sakit, puskesmas dan apotek.

 

“Karena sudah sangat lama, tidak menutup kemungkinan beberapa daerah juga terimbas peredaran vaksin palsu itu. Makanya tim investigasi kami kerahkan ke lapangan mengecek dan mengumpulkan informasi seputar pendistribusian vaksin,” tutup Kapolres Parojahan, Selasa (28/6).

 

Semoga kekhawatiran sebagian masyarakat mengenai maraknya vaksi palsu dapat di tindak lanjuti oleh pemerintah dan pihak-pihak terkait, sehingga permasalahan tersebut bisa segera diselesaikan secepat mungkin. (Red)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 07:14 WITA

Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas

18 Juli 2026 - 11:46 WITA

Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel

18 Juli 2026 - 04:55 WITA

Trending di Daerah