Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Balantang Mulai Susun RKP Desa 2027, Usulan Warga Disaring Berdasarkan Skala Prioritas

badge-check

Balantang Mulai Susun RKP Desa 2027, Usulan Warga Disaring Berdasarkan Skala Prioritas Perbesar

LUWU TIMUR, POENALUTIM – Pemerintah Desa Balantang, Kecamatan Malili, mulai memperketat penyaringan usulan pembangunan untuk tahun 2027. Setiap aspirasi warga tidak serta-merta masuk dalam daftar program, melainkan harus diuji berdasarkan tingkat kebutuhan, manfaat dan kemampuan anggaran desa.

Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang digelar di Aula Desa Balantang, Selasa (15/9/2026).

Musyawarah tersebut menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, penguatan ekonomi hingga program sosial dan lingkungan.

Namun, pemerintah desa menegaskan bahwa banyaknya usulan tidak otomatis menentukan program yang akan dikerjakan.

Camat Malili yang juga merangkap Penjabat (Pj) Kepala Desa Balantang, Hasimning, mengatakan setiap usulan harus disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan keuangan desa.

“Musrenbang ini merupakan momentum penting bagi kita semua untuk menentukan arah pembangunan Desa Balantang ke depan. Yang paling utama adalah bagaimana pembangunan yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Hasimning.

Menurutnya, proses perencanaan harus mempertimbangkan tingkat urgensi sebuah kebutuhan, jumlah masyarakat yang memperoleh manfaat, kemampuan anggaran desa serta kesesuaiannya dengan arah kebijakan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Dengan demikian, Musrenbangdes tidak berhenti sebagai forum mengumpulkan daftar keinginan masyarakat, tetapi menjadi tahapan awal untuk menentukan program mana yang paling realistis dan berdampak.

Dalam forum tersebut, pemerintah desa juga mendorong keterlibatan masyarakat agar pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa.

Hasimning menekankan pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk BPD, perempuan, pemuda, kader dan kelompok masyarakat lainnya.

Ia berharap partisipasi tersebut terus berlangsung hingga proses pelaksanaan pembangunan, bukan hanya ketika penyampaian usulan.

Pesan serupa disampaikan Ketua Tim Penyusun RKP Desa Balantang, Muh Anjar.

Ia mengajak masyarakat tidak berhenti pada tahap mengusulkan program, tetapi ikut mengawal agar rencana yang telah disepakati benar-benar direalisasikan sesuai kebutuhan.

“Membangun desa bukan hanya tugas pemerintah desa, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kebersamaan dan perencanaan yang matang, kita berharap Balantang semakin maju, mandiri, inklusif dan sejahtera,” ujarnya.

Musrenbangdes dihadiri Ketua dan anggota BPD, pendamping desa, dua kepala dusun yakni Toddopuli dan Mallusetasi, Kepala SDN 223 Balantang, Kepala TK Nurfaidah Balantang, bidan desa, kader kesehatan, pengurus BUMDes, ketua RT serta tokoh masyarakat.

Berbagai kebutuhan pembangunan yang disampaikan dalam forum tersebut selanjutnya akan dirangkum dan disusun berdasarkan skala prioritas.

Hasil penyaringan itu akan menjadi daftar prioritas pembangunan yang realistis dan terukur sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan **RKP Desa Balantang Tahun 2027**.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah desa berharap perencanaan pembangunan tidak hanya menghasilkan banyak daftar program, tetapi benar-benar mengarahkan anggaran kepada kebutuhan yang paling mendesak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Lewat TPBIS 2026, Pemkab Luwu Timur Sulap Perpustakaan Jadi Pusat Kesejahteraan Warga

30 Sep 2026 - 01:12 WITA

Lewat TPBIS 2026, Pemkab Luwu Timur Sulap Perpustakaan Jadi Pusat Kesejahteraan Warga

Angkut 2 Ton Sampah Plastik dari Pulau Bulu Poloe, PT CLM Mulai Transplantasi Karang

29 Sep 2026 - 11:43 WITA

Angkut 2 Ton Sampah Plastik dari Pulau Bulu Poloe, PT CLM Mulai Transplantasi Karang

Tak Perlu ke Kantor, Warga Lutim Kini Bisa Adukan Layanan Publik Lewat SP4N-LAPOR!

29 Sep 2026 - 02:18 WITA

Tak Perlu ke Kantor, Warga Lutim Kini Bisa Adukan Layanan Publik Lewat SP4N-LAPOR!
Trending di Daerah