Luwu Timur, Penalutim.com – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, kembali melakukan inspeksi mendadak di dua OPD, Jumat (04/09/2026). Kali ini sasarannya Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Dalam sidak tersebut, Bupati menyoroti tiga poin utama yakni kebersihan kantor, disiplin kehadiran pegawai, dan percepatan program kerja.
Di Dinas Perkimtan, Irwan menilai kebersihan lingkungan kantor belum sejalan dengan program Jumat Bersih Juara (JBJ).
Ia juga menyoroti tingkat kehadiran pegawai yang tidak sesuai dengan jumlah staf yang tercatat. Bupati meminta daftar hadir segera diserahkan.
“Sebentar berikan saya daftar hadir dan yang tidak hadir tanpa keterangan akan diberikan SP,” tegas Irwan.
Dalam kesempatan tersebut, Irwan turut membahas pelaksanaan program pemerintah, khususnya program bedah rumah.
Irwan meminta agar pengusulan penerima program tidak hanya menunggu usulan dari desa tetapi dinas terkait juga turun langsung ke lapangan.
“Saya tidak mau ada lagi rumah warga yang tidak tersentuh. Kalau perlu bekerjasama dengan PKK atau Camat terkait,” ujarnya.
Bupati juga memberi tenggat satu minggu kepada Perkimtan untuk mendata seluruh developer di Luwu Timur terkait komitmen penyediaan fasilitas umum.
“Saya berikan waktu satu minggu, berikan datanya terkait bangunan yang dikerjakan dan fasumnya berapa persen. Saya tidak mau lagi sembarang orang membangun di Luwu Timur,” tegasnya.
Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Sumasang turut menjadi perhatian. Irwan meminta laporan progres terkait air, listrik, fasilitas penunjang, dan penataan lingkungan.
“Bagaimana airnya, listriknya, dan fasilitas penunjang lainnya. Jangan karena digratiskan jadi terlihat kumuh, jadikan percontohan bahwa semuanya sesuai, termasuk penataan halamannya,” katanya.
Di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, selain kebersihan dan kehadiran pegawai, Bupati menyorot program Satu Data Pertanian. Program itu sudah disampaikan lebih dari dua bulan lalu dan diminta segera rampung.
“Terkait satu data pertanian yang sudah dua bulan lebih saya sampaikan. Dalam dua minggu ke depan sudah harus selesai penginputannya,” tegas Irwan.
Sidak ini merupakan bentuk pengawasan langsung Bupati untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai rencana dan seluruh ASN menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.(nor/ikp-humas/kominfo-sp)










Komentar ditutup.