Menu

Otomatis
Breaking News

Daerah

Temukan Makanan Kadaluarsa, Ini Arahan Tim Pengawas Kepada Pedagang

badge-check

Temukan Makanan Kadaluarsa, Ini Arahan Tim Pengawas Kepada Pedagang Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur Tim Pengawas Obat dan Makanan Daerah Kabupaten Luwu Timur yang terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Koperasi, Perindustrian Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kominfo-SP serta Satpol PP melakukan Pembinaan pengawasan di Pasar Tomoni, Kamis (14/04/2022).

Pembinaan tersebut, bertujuan untuk memberikan edukasi bagi pedagang agar lebih memperhatikan makanan maupun obat dan kosmetik yang sudah tidak layak dikonsumsi ataupun digunakan oleh masyarakat.

Pada proses pengecekan Kosmetik, Kepala Bidang (Kabid) SDK Dinkes, Masyhuri rachim bersama tim yang khusus mengawasi obat dan bahan berbahaya, menemukan beberapa produk kecantikan yang sudah tidak layak digunakan. Sehingga, ia mengimbau, untuk lebih memperhatikan tanggal expire produk-produk yang nantinya akan dijual.

“Sebelum para pedagang memperjualbelikan produk kosmetik di pasaran, alangkah baiknya untuk terlebih dahulu mengecek tanggal kadaluarsa. Agar nantinya tidak berdampak buruk bagi masyarakat,” kata Mashuri.

Masyhuri membeberkan bahwa, pelbagai produk kecantikan yang ditemukan itu, seperti lipstik, parfum, bedak, sabun batang pembersih wajah, minyak rambut pria, masker wajah yang sudah expire dan dengan kemasan yang tidak layak.

“Kami banyak menemukan lipstik yang sudah tidak layak pakai namun masih tetap dipajang dan dijual kepada masyarakat. Padahal, kata dia, bahan yang terkadung dalam lisptik dapat mengakibatkan bibir penggunanya menjadi hitam dan tidak sehat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdakop-UKM, Andi Polejiwa serta tim yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pangan, juga memberikan arahan kepada pedagang kaki lima dan beberapa tokoh untuk tidak menjual bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

“Sebaiknya, jika dirasa bahan-bahan makanan yang sudah expire agar tidak dipajang di etalase tokoh. Hal itu, dilakukan supaya masyarakat dapat membeli kebutuhan rumah tangga dengan aman,” jelasnya.

Di lapangan, Tim pangan yang dipimpin Andi Polejiwa banyak mendapati bahan kue, susu kaleng, mie instan, kopi kemasan, minuman kemasan, kue kemasan, ikan kaleng, buah-buahan yang tidak layak untuk jual.

“Kebanyakan bahan-bahan tersebut sudah expire satu tahun lalu, bahkan ada yang dua tahun. Sehingga, ditekankan untuk segera dipindahkan agar tidak tercampur dengan bahan makanan yang masih layak,” tutupnya.

 

Sumber : Warta Lutim

Editor : Redaksi

Foto : Warta Lutim

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kebakaran Hanguskan 20 Hektare Lahan di Malili, Bupati Luwu Timur Turun Tangan

27 Agu 2026 - 17:22 WITA

Kebakaran Hanguskan 20 Hektare Lahan di Malili, Bupati Luwu Timur Turun Tangan

Bupati Irwan Lepas Peserta Off-Road Bhayangkara Merdeka, Tekankan Nama Baik Luwu Timur

26 Agu 2026 - 18:06 WITA

Bupati Irwan Lepas Peserta Off-Road Bhayangkara Merdeka, Tekankan Nama Baik Luwu Timur

Akses Dandawasu Memprihatinkan, Wabup Lutim Dorong Desa Aktif Ajukan Perbaikan

24 Agu 2026 - 17:31 WITA

Akses Dandawasu Memprihatinkan, Wabup Lutim Dorong Desa Aktif Ajukan Perbaikan
Trending di Daerah