Menu

Mode Gelap
Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut

Pena Politik

Tiga Catatan Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna Ranperda perubahan APBD 2025

badge-check


					Tiga Catatan Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna Ranperda perubahan APBD 2025 Perbesar

Malili, Penalutim.com – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD kabupaten Luwu Timur menyampaikan pendapat akhirnya dalam sidang paripurna terkait Ranperda perubahan APBD 2025, Jum’at (23/8/2025).

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) mempunyai peran yang sangat penting dan strategis, untuk mendukung program pemerintah dalam menjalankan fungsinya.

APBD bertujuan Guna menunjang pelayanan pablik dan inplementasi berbagai macam regulasi, terhadap pembangunan di berbagai sektor dan untuk pemberdayaan masyarakat.

APBD juga merupakan instrumen tehnis dan idealisme pembangunan yang ingin di wujudkan, oleh pemerintah daerah yang muaranya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Adanya penyusunan APBD perubahan substansinya adalah, untuk menyesuaikan kondisi-kondisi terkini di tengah-tengah masyarakat, secara makro maupun mikro, sehingga dengan APBD perubahan secara tepat dapat memberikan solusi dan manfaat terhadap kebutuhan masyarakat di kabupaten Luwu Timur.

“Fraksi PAN mencermati dalam APBD perubahan tahun 2025, terdapat integrasi 113 program unggulan yang menjadi dari bagian tahapan transisi, menuju DPCT 2025-2029, diantaranya bantuan sosial lansia melalui kartu Lansia, beasiswa, layanan kesehatan gratis melalui kartu sehat pembangunan infrastruktur dasar, perbaikan sarana pendidikan, pertanian dan pemanfaatan lingkungan,” Papar Halim Anggota DPRD, Fraksi PAN.

Fraksi PAN selalu mendukung langkah pemerintah namun tetap menekankan beberapa catatan penting, sebagai masukan dan saran konstruktif.

  1. Perlu ditingkatkan penataan pelayanan antara wilayah, Fraksi PAN menilai pembangunan masih belum maksimal menyentuh secara merata di seluruh kecamatan, masih terdapat desa-desa di kecamatan terlebih Nuha dan pesisir Malili masih kesulitan akses air bersih. Kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hingga kebutuhan mendesak fasilitas pendidikan yang memadai, tentu fraksi PAN mendorong agar belanja pembangunan diarahkan lebih optimal ada wilayah-wilayah yang belum maksimal tersentuh.
  2. Perlu dorongan besar untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (APBD), saat ini sektor pertambangan masih menjadi andalan utama, namun sektor pariwisata, jasa dan retribusi juga sangat perlu digarap secara maksimal. Maka sangat penting membuka strategi Pemda, dalam rangka mengembangkan PAD non tambang secara inovatif dan berkelanjutan.
  3. Tetap efektivitas peningkatan kesejahteraan rakyat, program bantuan sosial memang penting, namun sangat diharapkan agar program-program, kebutuhan sosial itu jangan sampai meninah bobokan masyarakat, sebab yang lebih krusial adalah penguatan ekonomi mandiri. (Udin).
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Parlemen Desak Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Transportasi Darat di Tengah Keterbatasan Fiskal

13 Juli 2026 - 11:00 WITA

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Tidak Dipolitisasi

26 Mei 2026 - 16:27 WITA

Siapkan Generasi Pemilih Pemula Cerdas, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

4 Mei 2026 - 10:57 WITA

Trending di Daerah