Menu

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011 PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

Internasional

Sepanjang 2016, Ratusan WNI Berangkat Ke Suriah Untuk Gabung ISIS

badge-check

Jakarta, Penalutim.com – Sepanjang tahun 2016 Warga Negara Indonesia (WNI) berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok ISIS berjumlah sketitar 600. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian dalam acara Silaturahmi dan Jumpa Pers Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/12).

Sepanjang 2016, Ratusan WNI Berangkat Kesuriah Untuk Gabung ISIS

Tito juga mengungkapkan sebagaian warga negara indonesia ada yang meninggal di suriah, ada yang di tangkap dan digagalkan keberangkatannya kemudian ada juga yang di kembalikan ke indonesia

“Ada sebagian yang meninggal di Suriah, ditangkap dan digagalkan keberangkatannya ketika di Singapura, Malaysia, dan Turki hingga dikembalikan atau dideportasi ke Indonesia,” kata Tito.

Selain itu, Polri juga menyoroti soal dinamika perang yang terjadi di Suriah karena terdapat dua kelompok besar yang saling berkompetisi. “Di Suriah ada dua kelompok. Selain ISIS, ada juga Jabhat Al-Nusra yang merupakan cabang Alqaeda di Suriah,” ujarTito.

Sedangkan Di Indonesia sendiri, Kapolri menyatakan ada kelompok-kelompok yang mendukung perjuangan ISIS dan Alqaeda.

 “Jamaah Anshar Daulah (JAD) merupakan pendukung ISIS sedangkan Jamaah Islamiyah mendukung Al-Qaeda,” kata mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu.

Pada 5 Desember tiga WNI ditangkap di Suriah karena terindikasi akan bergabung berperang di Suriah. Ketiganya kemudian dideportasi melalui Bandara Istanbul Turki.

Densus 88 Antiteror Mabes Polri langsung menangkap ketiganya begitu tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu 24 Desember lalu, untuk kemudian dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, guna diperiksa secara intensif.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Hal Penting di Hari Anak Sedunia

20 November 2025 - 06:28 WITA

Bersama Kehati Lutim PT Vale Raih Gold Award di Ajang Internasional

11 November 2025 - 10:17 WITA

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Warga Palestina di Gaza

2 Maret 2024 - 07:41 WITA

Trending di Internasional