Menu

Mode Gelap
Final Piala Dunia 2026: Pemkab Luwu Timur Gelar Nobar Serentak di 11 Kecamatan Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel Dari Korban Kebakaran Hingga Pasien IGD, 79 Lansia Nuha Terima Kartu ATM Lansia Modern dan Ramah Lingkungan, Pelabuhan Balantang PT Vale Sabet Penghargaan ASRI 2026 Penghasilan Tak Menentu, Tukang Ojek di Wasuponda Bersyukur Terima Bantuan Kartu Lansia

Daerah

Respon Cepat, BPBD Gelar Rakor Terkait Penanganan Tanggul Jebol di Kecamatan Burau Bersama Instansi Terkait

badge-check


					Respon Cepat, BPBD Gelar Rakor Terkait Penanganan Tanggul Jebol di Kecamatan Burau Bersama Instansi Terkait Perbesar

Luwu Timur, Penalutim.com – Menanggapi peristiwa banjir di Desa Balo-balo dan abrasi pantai di  Desa Mabota, Kecamatan Burau, akibat tanggul yang jebol beberapa waktu yang lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait di ruang rapat BPBD, Kamis (7/5/2026).

Dipimpin langsung Kepala Pelaksanan BPBD sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana, rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Inspektorat, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas PUPR, Pemerintah Kecamatan dan Desa.

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah langkah penanganan darurat di wilayah terdampak. Untuk wilayah Desa Balo-Balo, Dinas PUPR menyampaikan rencana penanganan infrastruktur melalui kegiatan normalisasi sungai pada titik-titik yang mengalami pendangkalan dan penyumbatan aliran air.

Selain itu, Dinas PUPR juga akan membangun tanggul darurat di lokasi rawan, guna mengantisipasi meluapnya debit air saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sementara itu, untuk wilayah Desa Mabonta, berdasarkan hasil rapat koordinasi disepakati bahwa Pemerintah Desa Mabonta diminta melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat yang bermukim di daerah rawan abrasi. Dinas PUPR juga akan membangun tanggul sementara di sepanjang pesisir pantai yang berpotensi mengalami abrasi, dengan melibatkan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa Mabonta.

Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, BPBD bersama Dinas PUPR, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa melakukan peninjauan langsung di kawasan Pantai Ujung Suso, Desa Mabonta, guna memastikan luasan abrasi serta menghitung kebutuhan material yang diperlukan dalam pembangunan tanggul darurat.

Tidak sampai di situ, BPBD juga mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca guna mengantisipasi potensi banjir susulan.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh instansi dapat bergerak secara cepat, terarah, dan terpadu dalam upaya penangan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Final Piala Dunia 2026: Pemkab Luwu Timur Gelar Nobar Serentak di 11 Kecamatan

19 Juli 2026 - 07:31 WITA

Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas

18 Juli 2026 - 11:46 WITA

Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel

18 Juli 2026 - 04:55 WITA

Trending di Daerah