Menu

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011 PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

Pena Kesehatan

Puskesmas Parumpanai Terjunkan Tim Susur Pengungsian Korban Banjir Masamba

badge-check


					Puskesmas Parumpanai Terjunkan Tim Susur Pengungsian Korban Banjir Masamba Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Aksi cepat tanggap bencana kian hilir mudik ke lokasi bencana banjir bandang yang terjadi di Luwu Utara.

Salah satunya dari tim Puskesmas (PKM) Parumpanai, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur.

Tim Medis dan staff PKM yang beranggota sekitar 16 orang ini, diberangkatkan selasa pagi (14/7/2020) langsung menuju lokasi bencana di Luwu Utara yang juga langsung dikomandoi Kepala PKM Parumpanai.

PKM Parumpanai melakukan tensi

PKM Parumpanai Melakukan Tensi

Maike Andi Baso, selaku Kepala PKM Parumpanai menuturkan kepada Penalutim.com melalui telepon seputar kegiatan mereka selama berada di lokasi kejadian.

“Saya dan tim ada yang petugas Lab, Bidan, Perawat, bagian gizi, epidemologi, sampai staf administrasi langsung turun ke lokasi menyusuri tempat pengungsian, sayangnya di sana tempat pengungsian masih terpencar, belum disatukan,” tutur Maike.

Selain itu, Lanjut Maeike, Juga membawa obat-obatan, vitamin, alat tensi, beberapa makanan kering siap makan, biskuit, susu, popok dan lain sebagainya. Mungkin karena trauma, makanya banyak sekali kami temukan yang tensinya tinggi, khususnya yang sudah usia lanjut,”

Kepala PKM Parumpanai Bersama Tim

Maike menambahkan bahwa tim PKM Parumpanai selanjutnya akan kembali ke sana untuk memberikan support kepada korban banjir.

Dia juga menyampaikan kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh korban di sana, seperti baju laik pakai, pakaian dalam, obat-obatan, vitamin, susu, minyak gosok, minyak telon, tikar, kelambu, lilin, air minum kemasan, popok bayi, dan makanan siap saji.

“Kami juga melakukan pendekatan secara emosional kepada para pengungsi, memberikan semacam healing theraphy untuk menghilangkan trauma mereka, karena itu yang mereka butuhkan saat ini, agar mereka merasa diperhatikan,” pungkas Maike.

 

Penulis : Amos Jakson

Editor : Redaksi

Foto : Amos Jakson

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bersama Wabup Puspawati, Ratusan Lansia Luwu Timur Tebar Inspirasi Hidup Sehat di HLUN ke-30

27 Juni 2026 - 11:47 WITA

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Luwu Timur Berhasil Kumpulkan 40 Kantong Darah Lewat Aksi Sosial

24 Juni 2026 - 01:45 WITA

Lewat Fun Run Juara, PPNI Luwu Timur Beri Edukasi Penanganan Henti Jantung

21 Juni 2026 - 13:12 WITA

Trending di Daerah