Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Uncategorized

PNM Jawab Tantangan di era New Normal

badge-check


					PNM Jawab Tantangan di era New Normal Perbesar

Penalutim.com, Jakarta – Hasil riset CNBC Indonesia yang dirangkum sesuai keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia ( BEI) yang disampaikan pada periode 26-29 Mei 2020 menyebutkan bahwa PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kebal pandemi ini ditandai dengan menjadi satu dari 12 emiten yang menambah ratusan pegawai baru di tengah pandemi Covid-19.

“Berita tersebut bermakna ganda, yakni seolah-olah tudak terdampak pandemi. Namun di sisi lain bermakna komitmen yang kuat untuk tetap menjaga kesempatan kerja selama perusahaan mampu mengatasinya. Makna yang mana pun data yang dikutip dari hasil laporan keterbukaan informasi PNM kepada BEI per 26-29 Mei 2020 harus tetap dihargai, ungkap Komisaris Utama PNM Prof Rully Indrawan, dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (6/6/2020).

Prof Rully membenarkan bahwa PNM tidak melakukan PHK atau merumahkan karyawannya, tetapi yang dilakukan adalah WFH (work from home) dan WFO (work from office) secara proporsional sesuai aturan masing-masing wilayah.

“Untuk mencapai target kerja tahun 2020, kami melakukan ekspansi bisnis dengan antara lain melakukan penambahan jaringan. Sehingga, hal itu membutuhkan penambahan karyawan untuk mengisi jaringan-jaringan tersebut”, jelas Prof Rully.

Prof Rully menambahkan, jumlah aktual karyawan pada April 2020 sebanyak 40.384 adalah penambahan hasil rekrutmen yang dilakukan sejak Januari sampai dengan Maret 2020. “Itu sebelum pandemi Covid 19 dirasakan dampaknya”, ujar dia.

Jumlah realisasi posisi karyawan pada April 2020 tersebut masih di bawah target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) pada April 2020 yang seharusnya sebesar 44.955 orang, atau hanya terpenuhi sebesar 89,8%.

Penambahan akumulasi jumlah karyawan dari Januari sampai dengan April 2020 sebesar 1.479 dibandingkan dengan jumlah karyawan posisi Desember 2019 hanya sebesar 3,8%. Sementara target pertumbuhan karyawan sesuai RKAP pada April 2020 seharusnya mencapai sebesar 15,6%”, papar Prof Rully.

Hal ini membuktikan PNM telah melakukan adjustment rekrutmen karyawan yang mempertimbangkan dampak pademi Covid 19.

Selain itu, lanjut Prof Rully, tujuan pemberian penyertaan modal negara atau PMN kepada PT Permodalan Nasional Madani adalah fungsi strategis PNM untuk melakukan pemberdayaan kepada masyarakat pra sejahtera dapat berjalan sesuai amanah yang diberikan pemegang saham. Yakni, mencapaian manfaat aktif sebesar 10 juta nasabah di tahun 2023.

“Hal ini menjadi bukti aktualisasi dukungan dan harapan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pra sejahtera melalui program PNM Mekaar”, pungkas Prof Rully.

 

Penulis : Ning Rahayu

Editor : Redaksi

Foto : Ning Rahayu

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako

27 Juli 2026 - 03:44 WITA

Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 07:14 WITA

Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas

18 Juli 2026 - 11:46 WITA

Trending di Daerah