Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Nasional

MenkopUKM Serahkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro Kepada Pelaku Usaha

badge-check


					MenkopUKM Serahkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro Kepada Pelaku Usaha Perbesar

MenkopUKM Serahkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro Kepada Pelaku Usaha

Penalutim.com, Karangasem – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyerahkan secara simbolis Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro kepada 4 pelaku usaha mikro di Karangasem, Bali. Mereka yang menerima bantuan adalah, Ni Made Rusni (pengrajin tamas), Ni Kadek Anis (pengrajin tenun) disalurkan oleh Bank BNI dan I Wayan Marta (nelayan dan jasa wisata), I Ketut Lilit (kerajinan atta) yang disalurkan oleh Bank BRI.

MenkopUKM Teten Masduki berharap Banpres senilai Rp.2,4 juta tersebut dapat digunakan untuk meningkat usaha produktif, agar bisa lebih berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian.

“Banpres ini adalah hibah. Gunakan sebaik-baiknya untuk usaha.produktif. Uang yang didapatkan bisa diputar agar usahanya tetap bertahan,” tegas MenkopUKM Teten Masduki didampingi Bupati Karangasem  I Gusti Ayu Mas Sumatri di Cagar Budaya Taman Sukasada Ujung, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (5/9/2020).

Hadir Deputi Produksi dan Pemasaran KemenkopUKM Victoria Simanungkalit, Dirut LPDB Supomo, Dirut Smesco Indonesia Leonard Theosabrata, dan Staf Khusus Menteri Vicky Satari.

Teten Masduki mengatakan, dana banpres tersebut dapat digunakan sebagai modal awal untuk meningkatkan produksi dan jika telah bankable, maka bisa ditingkatkan untuk mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) super mikro dibawah Rp.10 juta dengan bunga 0 persen.

“Kita pahami ekonomi lesu. Rp.100 sampai 200 ribu sebulan digunakan untuk kebutuhan konsumsi tidak apa-apa. Apalagi dari modal awal Rp.2.4 juta mereka bankable bisa ditingkatkan untuk dapat KUR usaha super mikro dibawah Rp.10 juta dapat 0 persen,” katanya.

MenkopUKM menjelaskan, kunjungan kerja ke Bali tersebut, juga dalam rangka memastikan banpres produktif usaha mikro telah diterima oleh masyarakat. Pihaknya berjanji akan melakukan kordinasi dengan penyalur yaitu BRI dan BNI, jika ditemukan adanya pelaku usaha mikro yang belum mendapatkannya.

“Mengecek juga apakah banpres sudah diterima. Tadi ibu bupati sampaikan masih ada beberapa usulan belum turun. Ini catatan kami untuk kordinasikan dengan penyalurnya BRI dan BNi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Karangasem mencapai 31.513, Dari jumlah tersebut, pihaknya mengusulkan 10 ribu pelaku usaha mikro untuk bisa mendapatkan banpres.

“Bahwa masyarakat bisa dapatkan hak-haknya sebanyak 10 ribu lebih. Sudah diusulkan melalui BRI 720. Namun baru disalurkan 601 usaha mikro. Mohon pak menteri untuk menyalurkan hak mereka,” katanya.

 

Penulis : Ning Rahayu

Editor : Redaksi

Foto : Ning Rahayu

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

24 Juli 2026 - 04:18 WITA

Tingkatkan Efektivitas GPM, Bupati Irwan Minta Jangkauan Diperluas ke Tingkat Desa

21 Juli 2026 - 11:26 WITA

Modern dan Ramah Lingkungan, Pelabuhan Balantang PT Vale Sabet Penghargaan ASRI 2026

17 Juli 2026 - 12:32 WITA

Trending di Business