Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Pena Ekonomi

Menkop dan UKM Tekankan Tiga Syarat Jadi Wirausaha Pemula

badge-check


					Menkop dan UKM  Tekankan Tiga Syarat Jadi Wirausaha Pemula Perbesar

 

Makasar, Penalutim.com – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menekankan,  setidaknya tiga hal harus dimiliki seseorang untuk bisa menjadi Wirausaha Pemula (WP).

“Ketiga hal itu pertama, kerja keras dan jujur,  fokus dan yang ketiga, memiliki jiwa yang kreatif,” tegas Puapayoga, Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga usai membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM se Provinsi Sulawesi Selatan, di Makassar, Sabtu (3/6/2017).

Turut hadir dalam dalam acara itu Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’mang,  Deputi Bidang SDM Prakoso BS, Duta Koperasi Dewi Motik Pramono, dan kadinas Koperasi dan UKM Sulsel Syamsu Alam Ibrahim.

Puspayoga menekankan, kerja keras  adalah semangat pantang menyerah, jujur untuk modal menproleh trust (kepercayaan) sedangkan fokus berarti profesionalisme. Sedangkan  memiliki jiwa kreatif sama maknanya dengan mengubah tantangan menjadi peluang.

Menurut Puspayoga, soal permodalan bisa dibantu dengan berbagai skim pembiayaan yang disiapkan pemerintah, mulai bantuan pendanàn WP ,  Kredit Ultra Mikro, Kredit Usaha Rakyat (KUR), LPDB sampai KURBE.

“Semua pembiayaaan itu akan disesuaikan dengan skala usaha masing-masing,” tambah Puspayoga.

Menkop  dan UKM mengakui, dari berbagai pelatihan kewirausahaan, tidak semuanya akan menghasilkan wirausaha baru/WP.

“Jika satu pelatihan pesertanya 300, bisa melahirkan 25 persen wirausaha baru saja itu sudah bagus,” kata Menteri

Dalam bagian lain Puspayoga memuji pertumbuhan ekonomi Sulsel yang dalam 7 tahun terakhir diatas rata-rata nasional.

“Sulsel tahun lalu bisa tumbuh 7,4 persen ekonominya, atau diatas rata rata nasional yang 5 persen. Itu karena perekonomian Sulsel didorong oleh ekonomi kerakyatan,” kata Puapayoga.

Di provinsi Sulsel tidak banyak pemodal besar, namun lebih banyak modal lokal yang tumbuh bersama majunya pertanian, perdagangan, perikanan, koperasi dan UKM di provinsi ini.

” Inilah hakekat pertumbuhan yang sebenarnya karena dinikmati secara bersama,” tambah Puspayoga.

Penulis : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako

27 Juli 2026 - 03:44 WITA

Jadi Rujukan Hilirisasi Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 07:14 WITA

Tingkatkan Efektivitas GPM, Bupati Irwan Minta Jangkauan Diperluas ke Tingkat Desa

21 Juli 2026 - 11:26 WITA

Trending di Daerah