Menu

Mode Gelap
Bupati Irwan Tekankan Peran PKK Lutim Jadi Agen Perubahan Desa Pimpin Rakor Pandu Juara, Bupati Irwan Tegaskan Progres Nyata Pekan Depan Lepas Jenazah Kades Rinjani, Bupati Irwan Serahkan Santunan JKM Ke Ahli Waris Waspada! Penipu Catut Nama Kejari Luwu Timur Beraksi Lewat WhatsApp Pipa Interkoneksi Bocor! Pasokan Air untuk 10 Wilayah di Malili Dihentikan Sukses Digelar, Bupati Luwu Timur Pastikan Turnamen Voli Ibas Cup Jadi Piala Bergilir

Pena Ekonomi

Menkop dan UKM Tekankan Tiga Syarat Jadi Wirausaha Pemula

badge-check


					Menkop dan UKM  Tekankan Tiga Syarat Jadi Wirausaha Pemula Perbesar

 

Makasar, Penalutim.com – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menekankan,  setidaknya tiga hal harus dimiliki seseorang untuk bisa menjadi Wirausaha Pemula (WP).

“Ketiga hal itu pertama, kerja keras dan jujur,  fokus dan yang ketiga, memiliki jiwa yang kreatif,” tegas Puapayoga, Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga usai membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM se Provinsi Sulawesi Selatan, di Makassar, Sabtu (3/6/2017).

Turut hadir dalam dalam acara itu Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’mang,  Deputi Bidang SDM Prakoso BS, Duta Koperasi Dewi Motik Pramono, dan kadinas Koperasi dan UKM Sulsel Syamsu Alam Ibrahim.

Puspayoga menekankan, kerja keras  adalah semangat pantang menyerah, jujur untuk modal menproleh trust (kepercayaan) sedangkan fokus berarti profesionalisme. Sedangkan  memiliki jiwa kreatif sama maknanya dengan mengubah tantangan menjadi peluang.

Menurut Puspayoga, soal permodalan bisa dibantu dengan berbagai skim pembiayaan yang disiapkan pemerintah, mulai bantuan pendanàn WP ,  Kredit Ultra Mikro, Kredit Usaha Rakyat (KUR), LPDB sampai KURBE.

“Semua pembiayaaan itu akan disesuaikan dengan skala usaha masing-masing,” tambah Puspayoga.

Menkop  dan UKM mengakui, dari berbagai pelatihan kewirausahaan, tidak semuanya akan menghasilkan wirausaha baru/WP.

“Jika satu pelatihan pesertanya 300, bisa melahirkan 25 persen wirausaha baru saja itu sudah bagus,” kata Menteri

Dalam bagian lain Puspayoga memuji pertumbuhan ekonomi Sulsel yang dalam 7 tahun terakhir diatas rata-rata nasional.

“Sulsel tahun lalu bisa tumbuh 7,4 persen ekonominya, atau diatas rata rata nasional yang 5 persen. Itu karena perekonomian Sulsel didorong oleh ekonomi kerakyatan,” kata Puapayoga.

Di provinsi Sulsel tidak banyak pemodal besar, namun lebih banyak modal lokal yang tumbuh bersama majunya pertanian, perdagangan, perikanan, koperasi dan UKM di provinsi ini.

” Inilah hakekat pertumbuhan yang sebenarnya karena dinikmati secara bersama,” tambah Puspayoga.

Penulis : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Irwan Tekankan Peran PKK Lutim Jadi Agen Perubahan Desa

16 Juli 2026 - 02:23 WITA

Lestarikan Budaya, Perkuat Ekonomi: PT Vale Pamerkan Produk Binaan di HUT Dekranas

11 Juli 2026 - 23:34 WITA

Dukung Penetapan LP2B Sulsel, Bupati Irwan Komit Lindungi Lahan Produktif

10 Juli 2026 - 02:54 WITA

Trending di Daerah