Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Pena Politik

Mahasiswa S2 Asal Bantilang Rasakan Wujud Nyata Pemberdayaan PT Vale

badge-check


					Mahasiswa S2 Asal Bantilang Rasakan Wujud Nyata Pemberdayaan PT Vale Perbesar

Towuti, Penalutim.com – Aynul Yaqin, seorang pemuda asal Desa Bantilang, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur yang juga merupakan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, mengaku sangat merasakan wujud nyata dari program Pemberdayaan di wilayah sekitar tambang yang diinisiasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup MIND ID.

Aynul yang sempat ingin menghentikan studi Magisternya karena keterbatasan ekonomi bisa kembali melanjutkan kuliah dengan Beasiswa Komunitas dari PT Vale tanpa perlu memikirkan biaya. Meski sempat pesimis, Aynul tetap semangat mengikuti tes seleksi calon penerima beasiswa dan bersaing dengan peserta dari berbagai Kecamatan di Luwu Timur.

Setelah berhasil meraih skor terbaik dalam proses seleksi yang diselenggarakan PT Vale, Aynul pun akhirnya bisa melanjutkan mimpinya untuk meraih gelar Strata II (S2) dan mengubah nasib keluarganya.

Keberuntungan Aynul tak berhenti di situ, pemuda dengan latar belakang keluarga petani ini pun berhasil lolos dalam tes seleksi program Vocational Short Training (VST) yang diselenggarakan PT Vale bersama Politeknik Sorowako (Poliwako). Bersaing dengan ratusan peserta tes dari empat Kecamatan (wilayah pemberdayaan), Aynul akhirnya bisa merasakan pelatihan keterampilan di Jurusan Kelistrikan Politeknik Sorowako (Poliwako).

Bagi Aynul, program ini menjadi salah satu wujud komitmen PT Vale yang relevan dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta pemberdayaan masyarakat lokal di wilayah pemberdayaannya di Luwu Timur, khususnya Desa Bantilang yang menurutnya sangat membutuhkan sentuhan perusahaan dalam hal peningkatan kualitas dan kapasitas SDM.

Tiga bulan menjalani masa pelatihan yang bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya sektor pertambangan dan industri lainnya, kini Aynul mengaku siap menghadapi dunia kerja di industri pertambangan maupun di luar tambang dengan bekal keahlian dari program VST yang digagas oleh PT Vale.

“Program VST yang diselenggarakan oleh PT Vale Indonesia Tbk merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas dan keterampilan sumber daya manusia lokal, khususnya generasi muda di sekitar wilayah operasi perusahaan,” ucap Aynul, dalam sambutannya pada kegiatan Penutupan VST di Poliwako.

Melalui pelatihan ini, tambah Aynul, kami tidak hanya dibekali kompetensi teknis sesuai kebutuhan industri, tetapi juga nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja profesional. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata PT Vale dalam menunjang mengembangan kualitas sumber daya manusia lokal. Hal ini sejalan dengan semangat pemberdaayan manusia dan pertumbuhan berkelanjutan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami yang ingin memperdalam keterampilan, khususnya di bidang kelistrikan. Semoga program ini terus berlanjut agar putra-putri Luwu Timur memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu bersaing di dunia industri,” ujarnya.

Harapan Aynul, kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun untuk mengakomodir angkatan tenaga kerja lokal lainnya. “Karena saya yakin masih banyak anak muda Pesisir Danau Towuti yang ingin merasakan pemberdayaan nyata seperti ini, hanya saja karena keterbatasan kuota jadi semua belum bisa terakomodir,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur External Relations PT. Vale Indonesia, Yusri Yunus menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas talenta lokal perusahaan turut hadir untuk berkontribusi di wilayah sekitar tambang.

“Kami ingin masyarakat di wilayah pemberdayaan PT Vale memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan program beasiswa dan berbagai dukungan melalui program-program pendidikan seperti pelatihan vokasional, kami berharap peserta memiliki bekal yang cukup untuk memasuki dunia kerja dan berperan aktif dalam pengembangan daerahnya,” jelasnya. (Rm)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Parlemen Desak Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Transportasi Darat di Tengah Keterbatasan Fiskal

13 Juli 2026 - 11:00 WITA

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Tidak Dipolitisasi

26 Mei 2026 - 16:27 WITA

Siapkan Generasi Pemilih Pemula Cerdas, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

4 Mei 2026 - 10:57 WITA

Trending di Daerah