Menu

Mode Gelap
Wujudkan Program PPM, PT CLM Gelar Pelatihan PKD Sembilan Desa Binaan Di Balik Konflik Lahan Laoli, Petani Pilih Kesepakatan Demi Masa Depan Anak Cucu Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur

Daerah

Layangkan Surat Teguran, Ketua DPRD Luwu Timur : 35 Anggota Dewan Akan Berdiri di Gedung Putih PT Vale

badge-check


					Layangkan Surat Teguran, Ketua DPRD Luwu Timur : 35 Anggota Dewan Akan Berdiri di Gedung Putih PT Vale Perbesar

Malili, Penalutim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur akan melayangkan surat teguran kepada PT Vale Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Obert Datte saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi DPRD Luwu Timur, Kamis (8/5/2025).

Langkah ini dilakukan oleh Lembaga DPRD Luwu Timur dipicu karena kekesalan atas sikap tidak hadirnya Departemen CMT (Community Management and Transformation) PT Vale dan kontraktor nasional mitra PT Vale dalam RDP tersebut.

DPRD Luwu Timur mengundang secara resmi CMT PT Vale dan Kontraktor Nasional Mitra PT Vale Indonesia sebagai tindak lanjut hasil rapat tanggal 28 April 2025 prihal program CSR Kontraktor Nasional yang bermitra dengan PT Vale Indonesia. Dalam undangan tersebut, Direktur CMT diundang untuk menghadiri RDP bersama mitra kontraktor nasional yang dilaksanakan di Ruang Banggar DPRD Luwu Timur dengan tema pelaksanaan CSR Kontraktor Nasional Mitra PT Vale, Kamis (8/5/2025).

Berdasarkan pantauan Penalutim. Sekitar dua jam, Puluhan Anggota DPRD perwakilan setiap komisi menunggu kehadiran Direktur CMT PT Vale namun tidak  hadir. Yang hadir justru departemen PT Vale yang tidak diundang yakni perwakilan dari departemen Exsternal Relation PT Vale.

Sementara dari pihak kontraktor Nasional mitra PT Vale, yang hadir hanya satu kontraktor. Hingga rapat selesai sekitar jam empat soreh.

Hal inilah yang menyebabkan puluhan anggota DPRD Luwu Timur mengungkapkan kekesalnya. Ketua DPRD Luwu Timur mendengar hal tersebut, menyimpulkan akan melayangkan surat teguran ke PT Vale dan akan menjadwalkan rapat selanjutnya pada tanggal 14 Mei 2025 di Kantor DPRD Luwu Timur.

Obert Datte menegaskan bahwa kalau hal ini terjadi lagi pada jadwal yang telah ditentukan. Direktur CMT dan Mitra Kontraktor Nasional juga tidak hadir. Jangan salahkan 35 Anggota DPRD akan berdiri di gedung Putih plant site PT Vale.

“Anggota DPRD Luwu Timur ini adalah mantan aktivis. Jangan salahkan mereka kalau melakukan aksi demo di Gedung Putih PT Vale. Saya harap dampak miskomunikasi yang terjadi hari ini jangan terulang lagi,” Tegas Obert Datte (RM).

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wujudkan Program PPM, PT CLM Gelar Pelatihan PKD Sembilan Desa Binaan

30 Juli 2026 - 05:44 WITA

Di Balik Konflik Lahan Laoli, Petani Pilih Kesepakatan Demi Masa Depan Anak Cucu

30 Juli 2026 - 00:51 WITA

Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli

29 Juli 2026 - 12:47 WITA

Trending di Daerah