Luwu Timur, Penalutim.com – Keprihatinan terhadap sampah plastik mengantarkan dua siswi SMAN 1 Luwu Timur menorehkan prestasi di tingkat nasional. Chinta Davina dan Valda Bunga Warani berhasil meraih medali perunggu pada Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (22/10/2026).
Prestasi itu diraih lewat riset berjudul “Pengembangan Bioplastik Biodegradable Berbasis Pati Singkong dengan Penambahan Sisik Ikan Bandeng sebagai Bahan Penguat Alami”.
Berangkat dari keresahan akan pencemaran plastik, keduanya menawarkan solusi ramah lingkungan. Pati singkong digunakan sebagai bahan dasar, sementara sisik ikan bandeng yang selama ini menjadi limbah dimanfaatkan sebagai penguat alami.
Riset yang dikerjakan sejak Maret hingga Oktober 2026 tersebut berhasil membuktikan bahwa limbah perikanan bisa memiliki nilai tambah sebagai material alternatif pengganti plastik konvensional.
Karya inovatif ini tidak lepas dari bimbingan guru pembimbing mereka, Mahwati, S.Pd., yang mengarahkan proses penelitian dari awal hingga siap dilombakan.
Pada ajang KREASI 2026, penelitian Chinta dan Valda masuk dalam bidang Matematika, Fisika, dan Teknologi Rekayasa yang mempertemukan pelajar peneliti dari seluruh Indonesia. Capaian ini membuktikan bahwa ide kreatif dari daerah mampu bersaing di kancah nasional.
Kebanggaan pun disampaikan keluarga. Almayuddin, ayah Chinta Davina, mengaku bangga atas pencapaian putrinya dan rekannya.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga. Kami berharap Chinta dan Valda terus belajar, mengembangkan penelitian, dan tidak berhenti berinovasi. Semoga apa yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).
Keberhasilan Chinta dan Valda diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pelajar lain di Luwu Timur untuk berani berinovasi dan melahirkan solusi atas persoalan lingkungan di sekitar.










Komentar ditutup.