Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pena Ekonomi

Kemenkop dan UKM-BPS Kerjasama Validasi Data KUMKM

badge-check

Kemenkop dan UKM-BPS Kerjasama Validasi Data KUMKM Perbesar

Kemenkop dan UKM-BPS Kerjasama Validasi Data KUMKM
Jakarta, Penalutim.com – Menteri Koperasi dan UKM AAGN, Puspayoga menekankan bahwa validitas data teramat penting bagi sebuah lembaga negara, termasuk Kementerian. Tujuannya, agar penyusunan rancangan kebijakan tidak meleset atau salah sasaran.
“Ketersediaan dan validitas data itu penting. Lembaga mana pun tidak akan bisa berjalan tanpa adanya data yang valid. Penandatanganan MoU kita dengan Badan Pusat Statistik (BPS) ini bukan sekadar seremonial belaka”, kata Puspayoga pada acara penandatanganan MoU antara Kemenkop dan UKM dengan BPS di Jakarta, Selasa (23/5). Oleh karena itu, Puspayoga meminta seluruh jajarannya agar segera menindaklanjuti MoU tersebut masuk ke tahap implementasi teknis.

“Kita harus memanfaatkan data BPS ini, karena Kemenkop dan UKM harus memiliki data yang valid. Misalnya, data tentang KUD di Indonesia, kita butuh data yang valid berapa yang sehat, yang tidak sehat. Kita juga butuh data berapa banyak koperasi serba usaha, koperasi produksi, dan sebagainya”, kata Menkop.

Yang jelas, lanjut Puspayoga, target dan capaian antara lain updating dan validasi data koperasi dan UMKM akan semakin berkualitas dengan mengedepankan dimensi dan kaidah pendataan yang telah ditetapkan.

“Saya akan pantau terus dari tindak lanjut MoU ini hingga ke level teknis”, tegas Menkop.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan bahwa Kemenkop dan UKM bisa memanfaatkan data Sensus Ekonomi 2016 semaksimal mungkin dalam menyusun kebijakan publik.

“Saya berharap, MoU ini akan membawa benefit bagi kedua belah pihak. Data BPS juga diharapkan bisa dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder, termasuk Kemenkop dan UKM. Bahkan, data statistik sektoral bisa ditata secara bersama. Apalagi, kita memiliki pusat layanan statistik terpadu”, kata Kepala BPS.

Menurut Suhariyanto, meski MoU baru resmi dijalin sekarang ini, namun kerjasama BPS dengan Kemenkop dan UKM sebenarnya sudah lama terjalin.

“Dengan penandatanganan MoU ini, maka kerjasama bisa menjadi lebih bagus dan ditingkatkan lagi. BPS membuka pintu selebar-lebarnya bagi Kemenkop dan UKM bila diperlukan, khususnya terkait pengadaan data-data tentang Koperasi dan UKM“, pungkas dia.

 

Penulis : Novita Dewi

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Melawan Arus Tambang : Cerita Arfa Menolak Jadi Buruh, Merajut Cuan dari Secangkir Kopi

18 Okt 2026 - 11:39 WITA

Melawan Arus Tambang : Cerita Arfa Menolak Jadi Buruh, Merajut Cuan dari Secangkir Kopi

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Kapolres Luwu Timur Kawal Kunjungan Menteri Koperasi di Sorowako

10 Okt 2026 - 14:17 WITA

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Kapolres Luwu Timur Kawal Kunjungan Menteri Koperasi di Sorowako

Pekan Expo K-UMKM Sulsel Ditutup, Luwu Timur Sabet Penghargaan KDKMP Terbaik

10 Okt 2026 - 11:11 WITA

Pekan Expo K-UMKM Sulsel Ditutup, Luwu Timur Sabet Penghargaan KDKMP Terbaik
Trending di Daerah