Menu

Mode Gelap
Pasca Konflik Laoli, Pemkab Lutim Siapkan Hunian dan Kebutuhan Dasar Warga Wujudkan Program PPM, PT CLM Gelar Pelatihan PKD Sembilan Desa Binaan Di Balik Konflik Lahan Laoli, Petani Pilih Kesepakatan Demi Masa Depan Anak Cucu Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako

Pena Politik

Kasus Platfon SD di Towuti Runtuh, Anggota DPRD : Kami Mendorong Agar Penegak Hukum Serius Menangani Kasus ini

badge-check


					Kasus Platfon SD di Towuti Runtuh, Anggota DPRD : Kami Mendorong Agar Penegak Hukum Serius Menangani Kasus ini Perbesar

Penalutim.com, Towuti – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur dorong Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengambil tindakan terkait kasus runtuhnya plafon ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 271 Apundi, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, pada Rabu (17/7/2024).

“Kami mendorong penegak hukum untuk mengklarifikasi pekerjaan ini yang dikabarkan terhitung baru selesai, tetapi sudah mengalami kerusakan seperti itu,” Kata Alpian, Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan akan membahas masalah ini bersama anggota dewan lainnya, terutama dengan komisi yang membidangi pendidikan.

“Kami akan memanggil pihak terkait untuk mengklarifikasi mengapa plafon yang terhitung baru bisa ambruk seperti itu,” tambah Alpian.

Alpian bilang, dirinya tidak ingin langsung menyalahkan siapa pun dalam kasus ini.

“Kami mendorong agar penegak hukum serius menangani kasus ini,” tegasnya.

Menurut Alpian, video yang beredar terkait kejadian tersebut, menunjukkan bahwa bangunan tersebut terhitung baru tetapi cepat ambruk.

“Jika seperti itu, berarti ada kesalahan dalam perencanaan atau pelaksanaan proyek,” kata Alpian.

Berdasarkan infrormasi yang diperoleh Penalutim. Plafon yang runtuh  ini merupakan bagian dari proyek tahun 2023 untuk pembangunan ruang kelas bertingkat. Proyek tersebut didanai oleh anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2023 sebesar Rp 1,5 miliar dan dikerjakan oleh CV. Kalani Care.(***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Parlemen Desak Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Transportasi Darat di Tengah Keterbatasan Fiskal

13 Juli 2026 - 11:00 WITA

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Tidak Dipolitisasi

26 Mei 2026 - 16:27 WITA

Siapkan Generasi Pemilih Pemula Cerdas, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

4 Mei 2026 - 10:57 WITA

Trending di Daerah