Menu

Mode Gelap
Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011 PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan

Daerah

Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Plh. Bupati Rakor Virtual Bersama Kemendagri

badge-check


					Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Plh. Bupati Rakor Virtual Bersama Kemendagri Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Dalam rangka pemantapan pelaksanaan Pelantikan Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota yang akan dilaksanakan, Jumat 26 Februari 2021, Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi via virtual secara nasional dengan daerah yang telah melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Rapat itu diikuti Plh. Bupati Luwu Timur, H. Bahri Suli, Kepala Satpol PP dan Damkar, Indra Fawzi, Kabag Humas dan Protokol, Muhammad Rizki Alamsyah dan Perwakilan Bagian Pemerintahan, yang diikuti diruang rapat Pimpinan Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (25/02/2021).

Rapat dipimpin Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen OTDA) Kementerian Dalam Negeri, Drs. Akmal Malik. Ia mengatakan, pelaksanaan Pelantikan Kepala Daerah serentak itu akan di lakukan, Jumat 26 Februari 2021 yang akan diikuti sebanyak 178 Daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Luwu Timur. Sementara masih ada 82 Daerah yang pelantikannya di luar bulan Februari 2021.

Lanjut Akmal Malik, pelantikan dilakukan dengan pendekatan luring (luar jaringan) boleh dilakukan, mengingat tidak semua daerah dapat melakukan secara daring. Namun yang penting menjadi perhatian bahwa jika pelantikan dilakukan dengan pendekatan luar jaringan (luring), maka kapasitasnya tidak boleh kebih dari 25 orang berada dalam satu ruangan.

Akmal juga meminta dukungan Forkopimda masing-masing untuk mewaspadai kerumunan pasca pelantikan. Menurutnya, tidak perlu ada eforia kemenangan yang berlebihan misalnya konfoi atau pidato kemenangan yang bisa menimbulkan kerumunan. Hal ini harus dihindari mengingat kita sedang berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Hari ini kita ingin menegaskan bahwa proses pelantikan Kepala Daerah ini tidak boleh menjadi momen penyebaran virus corona atau Covid-19. Olehnya itu, saya harapkan senantiasa berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 masing-masing daerah,” tutupnya.

Sumber : Kominfo Lutim

Editor : Redaksi

Foto : Kominfo Lutim

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur

27 Juli 2026 - 01:07 WITA

Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora

25 Juli 2026 - 11:57 WITA

‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut

25 Juli 2026 - 07:41 WITA

Trending di Daerah