Menu

Mode Gelap
Final Piala Dunia 2026: Pemkab Luwu Timur Gelar Nobar Serentak di 11 Kecamatan Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel Dari Korban Kebakaran Hingga Pasien IGD, 79 Lansia Nuha Terima Kartu ATM Lansia Modern dan Ramah Lingkungan, Pelabuhan Balantang PT Vale Sabet Penghargaan ASRI 2026 Penghasilan Tak Menentu, Tukang Ojek di Wasuponda Bersyukur Terima Bantuan Kartu Lansia

Pena Pendidikan

Ini Empat Desa Biayai Warganya Kursus Alat Berat di Lutim Skill Center

badge-check


					Ini Empat Desa Biayai Warganya Kursus Alat Berat di Lutim Skill Center Perbesar

Malili, Penalutim.com –   Luwu Timur adalah kabupaten yang dikenal daerah yang pertama kali memiliki pertambangan nikel. PAD terbesarnya bersumber dari pertambangan. Ada PT Vale Indonesia bagian dari grup MIN ID yang telah beroperasi selama 57 tahun. Seiring berjalannya waktu, kini telah banyak perusahaan pertambangan nikel lainnya yang juga beroperasi di Bumi Batara Guru ini.

Selain PT Vale Indonesia, ada PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM), PT PUL dan dikabarkan akan banyak perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten penghasil Nikel terbesar ini.

Tidak hanya itu, Luwu Timur juga merupakan salahsatu daerah Kabupaten yang memiliki Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikabarkan perusahaan Cina yang akan mengerjakannya,  sebut saja PT IHIP yang kini ramai diperbincangkan. PSN ini akan membangun smelter baru di Kabupaten Luwu Timur.

Berdasarkan pantauan Penalutim, akhir tahun 2025 ini, sejumlah perusahaan telah membuka lowongan kerja beragam posisi akan diterima termasuk puluhan ribu operator alat berat, seperti Operator Excavator dan Dumtruk.

Belum lama ini, PT IHIP juga telah melakukan sosialisasi kebutuhan tenaga kerja tahap pertama puluhan tenaga kerja. Kebutuhan Excavator sebanyak enam ratusan.

Hal inilah yang menjadi langkah strategis pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Irwan Bahcri Syam sebagai Bupati Luwu Timur dan Wakilnya Puspawati Husler mempersiapkan tenaga siap kerja dengan skill yang dibutuhkan perusahaan.

Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) di Luwu Timur juga makin bertumbuh. Masyarakat kabupaten Luwu Timur juga terdorong mempersiapkan diri memiliki skill kerja yang dibutuhkan perusahaan. Dengan mengikuti pelatihan atau kursus alat berat.

Sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Luwu Timur juga tidak tinggal diam. Tidak ingin melihat masyarakatnya menjadi penonton di kampung sendiri. Pemerintah desa membiayai warganya ikuti pelatihan atau kursus alat berat di LPKS.

LPKS PT. Luwu Timur Skill Center menjadi salahsatu tempat kursus alat berat yang kini dipadati calon operator alat berat. Meski terbilang LPKS Baru, namun Lutim Skill Center menjadi incaran perusahaan mendapatkan operator siap kerja yang memiliki lisensi resmi. Bukan hanya warga Luwu Timur yang kursus di LPKS ini, tapi juga masyarakat dari Papua, NTB dan Maros ada yang datang kursus di Luwu Timur Skill Center.

Di angkatan ketiga Lutim Skill Center ada 23 peserta. Ada sembilan peserta yang dibiayai oleh pemerintah desanya. Adapun peserta yang dibiayai oleh desa sebagai berikut:

  1.  Hady Purwanto (Desa Wonosari)
  2. M. Ilham i (Desa Baruga)
  3. A. Fayes A. Darwis (Desa Baruga)
  4. Ibnu Sarma (Desa Baruga)
  5. Arif Rusdi (Desa Baruga)
  6. Baso Muliadi (Desa Baruga)
  7. Arise Sartana (Desa Wonosari)
  8. Abdul Fakhi (Desa Madani)
  9. Baso Peruddin (Desa Bahari) (*)
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekolah Rakyat Dimulai, Luwu Timur Kirim 6 Siswa Pertama ke Makassar

14 Juli 2026 - 02:43 WITA

ITH dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Pendidikan dan Profesi Arsitektur

10 Juli 2026 - 07:37 WITA

Targetkan Tingkat Nasional, Luwu Timur Lepas 20 Atlet Terbaik ke O2SN Sulsel  2026

6 Juli 2026 - 12:28 WITA

Trending di Daerah