Menu

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011 PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi, Bina 50 Pelajar Luwu Timur Jadi Duta Lingkungan Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

Nasional

Indonesia Peringkat Tiga Ekspor Ikan Se-Asia Tenggara

badge-check


					Indonesia Peringkat Tiga Ekspor Ikan Se-Asia Tenggara Perbesar

Indonesia Peringkat Tiga Ekspor Ikan Se-Asia Tenggara

Jakarta, Penalutim.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan ekspor perikanan Indonesia menduduki peringkat tiga se-Asia Tenggara.

“Padahal kita (Indonesia) nomor dua di dunia untuk panjang pantainya. Itu kan kontradiksi dan ironi, kita tidak boleh diam saja,” katanya di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (21/5).

Susi mengaku tidak mudah untuk melenyapkan praktik pencurian ikan karena harus mengurangi mata rantai selama beberapa dekade berjalan, agar setidaknya produksi perikanan Indonesia menjadi lebih baik.

Pencurian ikan besar-besaran, menurutnya juga berimbas pada menurunnya jumlah rumah tangga nelayan. Hasil sensus 2003 tercatat 1,6 juta rumah tangga, sedangkan pada 2013 tinggal 800 ribu rumah tangga.

“Ini karena jadi nelayan tidak lagi hidup akibat ikan tidak ada lagi, makin susah. Saya bisa cerita karena saya alami sendiri,” kata Susi.

Seiring dengan berkurangnya jumlah rumah tangga nelayan, lanjut dia, ratusan perusahaan perikanan atau eksportir harus gulung tikar. Oleh karena itu, kata dia, selain melarang pencurian ikan juga perlu larangan menjual benih-benih ikan lobster ke tengkulak untuk dieskpor.

Susi mengharapkan para nelayan yang tergabung dalam HNSI segera berkonsolidasi mengingat sudah hampir tiga tahun pemerintahan yang baru melakukan beberapa program melalui KKP dalam jaga visi misi Presiden Jokowi.

Ia mengatakan visi dan misi Presiden Jokowi diantaranya adalah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, juga menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.

“Itu berarti bangsa ini harus menggantungkan diri kepada laut, berarti laut kita harus kaya ikan dan harus hidup untuk masa depan bangsa kita,” katanya.

Penulis : Rager

Foto : Bintang

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ikuti Bimtek Aswakada, Wabup Puspawati Siap Terapkan Inovasi Baru untuk Luwu Timur

24 Juli 2026 - 04:18 WITA

Ubah Tantangan Menjadi Kemajuan, Perjalanan ESG PT Vale Menguat di 2025

1 Mei 2026 - 07:10 WITA

Capai Kinerja Keuangan Yang Solid di Triwulan Pertama, PT Vale Tetap Membangun Fondasi Pertumbuhan di Masa Depan

30 April 2026 - 02:26 WITA

Trending di Nasional