Menu

Mode Gelap
Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut

Pena Politik

DPRD Luwu Timur Bentuk Tim Perjuangkan 208 Upah Jasa jadi PKK

badge-check


					DPRD Luwu Timur Bentuk Tim Perjuangkan 208 Upah Jasa jadi PKK Perbesar

Malili, Penalutim.com – Komisi I DPRD Luwu Timur, bersama Pemerintah Daerah akan membentuk tim dalam rangka memperjuangankan Tenaga Non ASN/Upah Jasa yang tidak diakomodir dalam Pengadaan PPPPK Tahun 2025.

Hal ini merupakan salah satu rekomendasi Komisi I DPRD dalam rapat dengar pendapat setelah menindaklanjuti aspirasi dari aliansi tenaga kesehatan kabupaten Luwu Timur, Selasa (26/08/2025).

“Dengan adanya surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor : B/3832/M.SM.01.00/2025 tentang Pengusulan PPPK Paruh waktu, kami dari tenaga kesehatan dianggap tidak memenuhi kriteria untuk diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu karena mengikuti seleksi CPNS namun tidak lulus,” Ungkap Koordinator salah satu perwakilan Aliansi Tenaga Kesehatan, Kadang Muhlisa.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Kinerja dan Informasi kepegawaian, Andi Irfan Saputra menjelaskan bahwa ada 208 (dua ratus delapan) Tenaga ASN/Upah jasa yang sedang diupayakan agar bisa terakomodir menjadi PPPK Paruh Waktu, “ Bapak Bupati sudah mengirim surat kepada Menpan RB agar bisa diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu dengan pertimbangan Ketersediaan Anggaran dan memiliki Masa Kerja paling sedikit 2 (dua) tahun,” Harapnya

Wakil Ketua Komisi I, Harisal menyimpulkan rapat bahwa DPRD dan Pemerintah daerah akan membentuk tim untuk memperjuangkan agar semuanya bisa terakomodir menjadi PPPK Paruh Waktu.

“Tim ini terdiri dari Unsur Pimpinan dan Anggota Komisi I, Dinas Kesehatan, BKPSDM dan Perwakilan Aliansi tenaga kesehatan dan dalam waktu dekat bisa melakukan audiens bersama Kemenpan RB, ini merupakan bentuk dukungan politis sebagai perwakilan rakyat, Semoga perjuangan ini bisa menghasilkan hasil yang terbaik buat Tenaga Non ASN/Upah jasa,” Tutup Harisal

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Parlemen Desak Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Transportasi Darat di Tengah Keterbatasan Fiskal

13 Juli 2026 - 11:00 WITA

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Tidak Dipolitisasi

26 Mei 2026 - 16:27 WITA

Siapkan Generasi Pemilih Pemula Cerdas, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

4 Mei 2026 - 10:57 WITA

Trending di Daerah