Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Pena Budaya

Bupati, Wabup dan Ketua PKK Lutim Hadiri Pagelaran Wayang Golek di Tomoni

badge-check


					Bupati, Wabup dan Ketua PKK Lutim Hadiri Pagelaran Wayang Golek di Tomoni Perbesar

Penalutim.com, Tomoni – Bupati Luwu Timur, H. Budiman bersama Wakil Bupati, Moch. Akbar A. Leluasa dan Ketua TP PKK Luwu Timur, Hj. Sufriaty menghadiri Pagelaran Wayang Golek yang merupakan rangkaian kegiatan dari Perayaan Grebeg Suro yang berlangsung di Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni, Sabtu (06/07/2024).

Perayaan Grebeg Suro merupakan salah satu Tradisi Jawa dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram yang jatuh pada 1 Suro pada penanggalan adat Jawa.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur, H. Budiman selaku Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Komunitas Jawa Luwu Timur, jajaran pemerintah Desa Mulyasri dan Kec. Tomoni serta kepada seluruh pihak yang terlibat atas inisiasi terlaksananya Perayaan Grebeg Suro sebagai bagian dari tuntunan sekaligus tontonan dalam mengenalkan kultur agama, budaya dan kearifan bangsa kepada generasi muda dan masyarakat secara umum.

“Perayaan Grebek Suro adalah momen yang sangat penting bagi kita semua. Ini adalah waktu untuk berkumpul, berbagi kebahagiaan, dan mempererat tali silaturahmi menjelang 1 Muharram 1446 H. Semoga selalu diberikan keberkahan, kemudahan, dan keselamatan bagi kita semua di tahun selanjutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bagian dari agenda budaya di Bumi Batara Guru guna menjadi ajang untuk mengenalkan tradisi lokal kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh arus modernisasi dan memperkuat rasa cinta terhadap budaya bangsa Bhinneka Tunggal Ika sekaligus sebagai daya tarik wisata dan penggerak roda ekonomi masyarakat.

“Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan budaya lokal, dalam beberapa hari kedepan juga akan dilaksanakan berbagai agenda budaya dari warga masyarakat yang berasal dari tradisi etnis lokal seperti Pagelaran Budaya Lembaga adat Padoe, Karunsie dan Tambee, Kegiatan adat komunitas warga asal Bali serta tradisi masyarakat etnis lainnya yang berada di Kab. Luwu Timur. Pada siang tadi juga kami menghadiri Festival Kuliner dan Kerajinan Budaya Nusantara UeLanti yang digagas oleh warga suku Pamona bersama dengan pemerintah kecamatan Mangkutana,” ungkap Budiman.

Hal ini menandakan bahwa dengan semakin banyaknya kegiatan budaya lokal seperti ini tentunya akan semakin luas pengetahuan akan beragamnya identitas kita sebagai Indonesia Mini di Luwu Timur yang kita cintai bersama.

“Selamat menikmati Pagelaran seni wayang kulit pada malam ini sebagai salah satu bentuk warisan budaya yang harus kita lestarikan. Mari tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung dan senantiasa menjaga kebersihan disekitar lokasi kegiatan,” pesan Bupati.

Adapun kisah (lakon) pada Pagelaran Wayang Kulit Grebeg Suro di Luwu Timur yaitu Babad Wana Marta yang dibawakan oleh dalang, Ki Mustiko Bayu Birowo yang merupakan putra angkat dari Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Luwu Timur, para Pejabat Tinggi Pratama lingkup Pemkab Lutim, para camat dan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para warga masyarakat Luwu Timur yang turut menyaksikan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk.

Sebelumnya, Bupati Luwu Timur juga turut melepas peserta Pawai Budaya Grebeg Suro dan mengunjungi stand kuliner yang berada di sekitar lapangan Sarjono, Desa Mulyasri. Kemudian pada malam harinya dilanjutkan dengan Istighosah dan doa bersama di Masjid Jami Al Muhajirin, Desa Mulyasri, Kec. Tomoni. (Ul/Kominfo)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Dharma Santi Nyepi, Bupati Irwan Tegaskan Pentingnya Menjaga Harmoni di Tengah Keberagaman

27 April 2026 - 02:49 WITA

Pekerja Perempuan di PT Vale Indonesia Terus Bertumbuh

24 April 2026 - 03:23 WITA

Pekerja Perempuan di PT Vale Indonesia Terus Bertumbuh

Pagelaran Budaya Padoe, Wabup Puspawati: Pelestarian Budaya Jadi Tugas Bersama

27 Maret 2026 - 20:48 WITA

Pagelaran Budaya Padoe, Wabup Puspawati: Pelestarian Budaya Jadi Tugas Bersama
Trending di Lutim