Menu

Mode Gelap
Wujudkan Program PPM, PT CLM Gelar Pelatihan PKD Sembilan Desa Binaan Di Balik Konflik Lahan Laoli, Petani Pilih Kesepakatan Demi Masa Depan Anak Cucu Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur

Pena Politik

Begini Hasil RDP Ganguan Jaringan Listrik di Towuti, PT Vale Tambah Daya 0,5 MW

badge-check


					Begini Hasil RDP Ganguan Jaringan Listrik di Towuti, PT Vale Tambah Daya 0,5 MW Perbesar

Malili, Penalutim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur panggil PLN Malili dan PT Vale Indonesia  Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas tentang gangguan Jaringan Listrik di Wilayah Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (23/7/2025).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Ober Datte didampingi ketua Komisi III, Muh.Rivaldi dan dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Luwu Timur.

Dalam rapat tersebut, Erik Strada Anggota DPRD dari Fraksi PDIP menyampaikan keluhan masyarakat Kecamatan Towuti yang beberapa hari ini mengalami seringnya mati lampu. Pihak PLN dan PT Vale Indonesia diminta untuk menjelaskan kenapa hal tersebut terjadi di Towuti dan apa solusi dari PLN dan PT Vale Indonesia.

Ketua Komisi III, Muh. Rivaldi dalam rapat tersebut menyampaikan agar rapat kali ini menemukan solusi sebagaimana diketahui bahwa listrik saat ini merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

“Salam kenal rekan-rekan PT Vale Indonesia yang hadir dikesempatan ini. Saya Muh. Rivaldi adalah putra daerah yang lahir di tanah pesisir Towuti menyampaikan kepada PT Vale Indonesia bahwa PT Vale telah mengorbankan tanah masyarakat,  menenggelamkan sawah masyarakat untuk pembangunan Pembangkit Listrik,” Ucap Rivaldi.

Anggota DPRD dan sekaligus Ketua Fraksi PAN ini menegaskan kepada pihap PT Vale  bahwa tidak ada alasan lagi ketika PLN meminta tambahan daya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, PT Vale masih Berpikir.

“Masyarakat kami di pesisir sebrang danau yang notabenenya suda paling terakhir menikmati listrik, tapi paling disiksa kalau ada pilihan. PLN yang menyebutkan selalunya yang dikorbankan masyarakat pesisir. Tanpa kita sadari bahwa masyarakat yang terdampak dari keberadaan PLTA PT Vale adalah masyarakat pesisir di Towuti,” Ujar Rivaldi.

Dalam rapat tersebut Pihak PLN mengaku bahwa penyebab ganguan jaringan listrik di Towuti itu disebabkan karena kekurangan daya. Dan solusinya adalah menambah daya. Selain itu, juga disebabkan karena pohon rebahan atau ranting pohon yang jatuh di atas kabel listrik sehingga menyebabkan lampu harus padam.

Adapun kesimpulan dalam rapat tersebut. Menurut penjelasan ketua Komisi III, Muh. Rivaldi, Pihak PT Vale akan menambah daya untuk kecamatan Towuti sebesar 0,5 MW. Penambahan daya 0,5 MW ini rencana akan diambil dari gardu Gunung Hasan dengan catatan PT Vale harus memastikan perangkat termasuk kabel saluran listrik dipastikan sanggup mengalirkan daya. Ini adalah solusi jangka pendek sambil menunggu pengalihan daya sebesar 1 MW dari Balambano.

Ketua Partai PAN, Usman Sadik mengomentari hal tersebut. Mantan wakil ketua DPRD Luwu Timur ini mengungkapkan bahwa terkait krisis listrik yang dialami masyarakat Kecamatan Towuti itu suda setahun lalu telah menemukan kesepahaman bersama antara Pemda Lutim, PT Vale dan PLN hanya saja hingga saat ini kesepahaman bersama tersebut tidak ditindaklanjuti.

“Saya minta PT Vale kesepakatan rapat bersama DPRD,  Pemda Lutim dan PLN  agar ditindak lanjuti terkait dengan Krisis daya Listrik di Kecamatan Towuti,” Tutur Usman Sadik.

Menurutnya, perangkat kabel yang tidak mampu untuk dilakukan penambahan Daya, sudah setahun kita sepakati namun pihak PT Vale tidak laksanakan. akhirnya Masyarakat kecamatan Towuti setiap saat terjadi pemadaman listrik karena kurangnya daya.

“Sementara ada daya 1 MW d kec Wasuponda tidak terpakai, ini juga bisa menambah PAD Lutim jika 1 MW itu dialirkan di Kecamatan Towuti,” Ujarnya (RM)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Parlemen Desak Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Transportasi Darat di Tengah Keterbatasan Fiskal

13 Juli 2026 - 11:00 WITA

Gerindra Minta Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Tidak Dipolitisasi

26 Mei 2026 - 16:27 WITA

Siapkan Generasi Pemilih Pemula Cerdas, Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

4 Mei 2026 - 10:57 WITA

Trending di Daerah