LUWU TIMUR, PENALUTIM.COM– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin, mendorong seluruh pemerintah desa untuk terus mengembangkan potensi lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Menurut Awaluddin, keberhasilan BUMDes Wisata Bahari Desa Mabonta, Kecamatan Burau, yang mampu memanen sekitar enam ton ikan nila pada panen perdana menjadi contoh bahwa setiap desa memiliki peluang besar untuk membangun usaha yang berkelanjutan sesuai potensi wilayahnya.
“Desa Mabonta telah membuktikan bahwa potensi lokal yang dikelola melalui BUMDes mampu menghasilkan nilai ekonomi yang nyata. Ini menjadi contoh yang baik bagi desa-desa lain untuk berani mengembangkan usaha sesuai karakteristik wilayah masing-masing,” katanya.
Ia menjelaskan, selain menghasilkan produk perikanan, kawasan tambak tersebut juga memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis kuliner yang mampu memberikan nilai tambah bagi desa.
Menurutnya, konsep pengembangan seperti itu akan menciptakan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat karena tidak hanya menghasilkan komoditas perikanan, tetapi juga membuka peluang usaha baru di sektor jasa, kuliner, hingga pariwisata.
Awaluddin menilai, keberhasilan sebuah BUMDes tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.
“Dinas PMD akan terus melakukan pendampingan kepada pemerintah desa dan pengelola BUMDes agar usaha-usaha desa semakin berkembang, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap keberhasilan BUMDes Wisata Bahari Desa Mabonta menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Luwu Timur untuk terus berinovasi dalam mengelola potensi yang dimiliki sehingga mampu mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera.






