Menu

Mode Gelap
Final Piala Dunia 2026: Pemkab Luwu Timur Gelar Nobar Serentak di 11 Kecamatan Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel Dari Korban Kebakaran Hingga Pasien IGD, 79 Lansia Nuha Terima Kartu ATM Lansia Modern dan Ramah Lingkungan, Pelabuhan Balantang PT Vale Sabet Penghargaan ASRI 2026 Penghasilan Tak Menentu, Tukang Ojek di Wasuponda Bersyukur Terima Bantuan Kartu Lansia

Pena Kesehatan

Atasi Persoalan Sampah, Pemda Lutim Libatkan Kolaborasi Multipihak : PT Vale dan CLM Tawarkan Bentuk KSM

badge-check


					Atasi Persoalan Sampah, Pemda Lutim Libatkan Kolaborasi Multipihak :  PT Vale dan CLM Tawarkan Bentuk KSM Perbesar

Malili, Penalutim.com – Persoalan sampah menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam saat memimpin rapat koordinasi pengelolaan sampah, di Aula Adipura Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Rabu (11/03/2026).

Bupati menegaskan, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tapi memerlukan kesadaran dan partisipasi bersama.

“Persoalan sampah akan menjadi masalah besar jika tidak kita tangani bersama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika kita memiliki mindset bahwa sampah hanya urusan pemerintah, maka persoalan ini akan semakin kronis setiap harinya,” ujar Irwan.

Lanjut Bupati menambahkan, kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Semakin banyak pihak yang terlibat, maka pekerjaan ini akan semakin mudah. Karena itu, kita perlu memetakan kebutuhan dan memperkuat implementasi di lapangan,” tambah Irwan.

Dalam rapat tersebut, Kepala DLH, Umar Hasan Dalle, memaparkan kondisi pengelolaan sampah di Luwu Timur, termasuk keterbatasan fasilitas pengolahan yang saat ini hanya mengandalkan satu lokasi Pusat Pengolahan Akhir (PPA) yang dapat digunakan.

Kondisi ini menuntut adanya penguatan implementasi pengolahan sampah melalui kolaborasi berbagai pihak.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai inisiatif pengolahan sampah, termasuk penggunaan mesin pengolah yang mampu menghasilkan Refuse to Material (RTM) sebagai alternatif pengelolaan sampah.

Sementara itu, pihak swasta yang hadir antara lain PT Vale Indonesia (PTVI), PT Teguh Wira Pratama (TWP), PT Citra Lampia Mandiri (CLM), PT Mandiri Palmera Agrindo (PT MPA), PT Prima Utama Lestari (PUL), dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) juga turut menyampaikan dukungan dengan mengusulkan pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang akan menjadi pelaku aktif dalam kegiatan pengelolaan sampah di masyarakat, rencana pengembangan TPS3R Morina serta pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung pengelolaan sampah di Luwu Timur.

Melalui pertemuan ini, Pemkab Lutim berharap lahir langkah-langkah konkret dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis kolaborasi, sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan. (***)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bersama Wabup Puspawati, Ratusan Lansia Luwu Timur Tebar Inspirasi Hidup Sehat di HLUN ke-30

27 Juni 2026 - 11:47 WITA

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Luwu Timur Berhasil Kumpulkan 40 Kantong Darah Lewat Aksi Sosial

24 Juni 2026 - 01:45 WITA

Lewat Fun Run Juara, PPNI Luwu Timur Beri Edukasi Penanganan Henti Jantung

21 Juni 2026 - 13:12 WITA

Trending di Daerah