Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pena Ekonomi

Kemenkop dan UKM Akui Sektor Pertanian Punya Potensi Kembangkan Agripreneur

badge-check

Kemenkop dan UKM Akui Sektor Pertanian Punya Potensi Kembangkan Agripreneur Perbesar

Denpasar, Penalutim.co.id – Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta mengakui sektor pertanian memiliki potensi besar dalam mengembangkan pelaku usaha (agripreneur). Peluang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh lulusan perguruan tinggi.

“Mahasiswa itu setelah lulus, ke depan jangan hanya mencari kerja, tapi menciptakan pekerjaan,” kata Wayan dalam Talkshow Nasional Wirausaha di Denpasar, Bali, Senin (13/3/2018).

Talkshow yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana dengan tema “Let’s Be Young Agripreneur” ini dihadiri sejumlah narasumber. Wayan Dipta dalam kesempatan itu mewakili Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.

Hadir pula Wakil Rektor III Prof. Dr. Ir Made Sudarma, I Ketut Kariyasa dari Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Causa Iman Karana dari BI, Komang Sukarsana selaku pemilik Bali Kopi Arabika, dan Orin Hardy, pemilik The Kul-Kul Farm.

Menurut Wayan, ke depan sektor pertanian harus diproduksi menjadi produk-produk olahan, supaya memberikan nilai tambah tinggi bagi seorang agripreneur. Wayan ingin mengubah mindset karena masih ada agripreneur yang mengekspor bahan mentah ke luar negeri.

“Saya mendorong mereka (perguruan tinggi) olah produk-produk pertanian menjadi produk olahan jangan hanya bahan mentah sehingga nilai tambah jadi tinggi, yang bisa dinikmati oleh pelaku usaha,” katanya.

Ia mencontohkan dengan mengolah sabuk kelapa menjadi jok mobil, daging kelapa menjadi santan, minyak, juga CPO. Maupun mengolah biji kopi menjadi serbuk kopi yang bisa dipasarkan dengan kemasan yang menarik melalui kafe anak-anak muda, serta diekspor.

Dikemukakan bahwa potensi dan kekuatan SDM anak bangsa sebenarnya tidak terlalu kalah dengan negara-negara lain, tinggal bagaimana menggarap peluang-peluang yang ada untuk direalisasikan menjadi suatu hal yang memiliki nilai tambah.

“Berbagai produk pertanian lain seperti kopi yang sudah terkenal, yang sudah jadi serbuk bahkan kalau bisa agripreneur dibikin kafe sendiri yang punya keunikan,” tutur dia.

 

Penulis : Risal

Editor : Redaksi

Foto : Kemenkop

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Berikan Pelayanan Prima, Luwu Timur Banjir Pujian dari Peserta Expo Koperasi dan UMKM Sulsel

6 Okt 2026 - 10:55 WITA

Berikan Pelayanan Prima, Luwu Timur Banjir Pujian dari Peserta Expo Koperasi dan UMKM Sulsel

Ubah Rute Perjalanan, Bupati Irwan Bergegas Jenguk Puluhan Siswa Keracunan di Mangkutana

5 Okt 2026 - 12:09 WITA

Ubah Rute Perjalanan, Bupati Irwan Bergegas Jenguk Puluhan Siswa Keracunan di Mangkutana

Komisi 3 DPRD Luwu Timur Kecam Arogansi PT Vale Indonesia Terkait Konflik Pipa Minyak di Balambano

28 Sep 2026 - 12:53 WITA

Komisi 3 DPRD Luwu Timur Kecam Arogansi PT Vale Indonesia Terkait Konflik Pipa Minyak di Balambano
Trending di Uncategorized