Luwu Timur, Penalutim.com – Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur, Rivaldi, angkat bicara soal polemik pipa minyak PT Vale Indonesia di Balambano, Kecamatan Wasuponda. Ia menegaskan, semua keputusan terkait RDP hingga peninjauan lokasi pipa diambil secara kolektif kolegial, bukan keputusan perorangan.
Penegasan ini disampaikan Rivaldi untuk meluruskan informasi yang beredar di publik, terkait perbedaan komposisi anggota dewan yang hadir saat RDP dengan yang turun langsung ke lokasi pipa.
“Keputusan di DPRD itu kolektif kolegial. Semua anggota Komisi III mengetahui dan ikut mengambil keputusan,” tegas Rivaldi.
Menurutnya, hasil RDP bukan sikap satu atau dua orang anggota saja. Seluruh anggota Komisi III memahami substansi pembahasan dan menyepakati bersama langkah tindak lanjut, termasuk agenda tinjau lapangan di Dusun Balambano.
Soal siapa yang hadir di ruang RDP dan siapa yang turun ke lokasi, Rivaldi menyebut hal itu sudah disepakati bersama secara internal.
“Siapa yang hadir di RDP dan siapa yang meninjau lokasi itu berdasarkan kesepakatan bersama, bukan keputusan sepihak. Itu pembagian tugas yang lazim di alat kelengkapan dewan,” jelasnya.
Isu pipa minyak PT Vale di Balambano memang tengah jadi perhatian publik. Perbedaan wajah anggota dewan yang muncul di RDP dan di lapangan sempat memicu pertanyaan soal konsistensi pengawasan DPRD.
Rivaldi memastikan, meski personel yang turun berbeda, sikap Komisi III tetap satu garis. Ia juga menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan pertanyaan publik soal transparansi hasil RDP dan tindak lanjut pengawasan di lapangan.(*)










Komentar ditutup.