Luwu Timur, Penalutim.com – Suasana Lapangan Iniaku Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, tampak meriah pada Selasa malam (6/10/2026). Ribuan masyarakat memadati pembukaan Pekan Expo K-UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.
Sorotan sinar laser biru yang menghiasi langit malam Sorowako menjadi tanda dimulainya hajatan besar pelaku UMKM se-Sulawesi Selatan. Puluhan tenda pameran tertata apik, memajang beragam produk terbaik dari 23 kabupaten/kota di Sulsel.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Stand-stand seperti Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Luwu, dan Provinsi Sulawesi Selatan dipadati pengunjung yang ingin melihat produk kerajinan, kuliner, dan wastra unggulan daerah.
Acara pembukaan berlangsung khidmat. Seluruh tamu undangan dan peserta bersama-sama melantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Koperasi Indonesia.
Dalam kesempatan itu panitia juga memperkenalkan legenda Danau Matano. Di dalamnya dikisahkan tentang buah Dengen, yang menjadi ikon pada kegiatan tersebut.
Diketahui Dengen merupakan buah lokal yang sarat akan nilai budaya dan kekayaan alam Luwu Timur.
Saat acara pembukaan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengaku bangga, daerahnya dipercaya sebagai tuan rumah.
“Selamat datang kepada seluruh tamu dari 23 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Sebuah kebanggaan bagi kami, Luwu Timur dipercaya menjadi tuan rumah,” kata Irwan dalam sambutannya.
Ia menilai, kepercayaan ini adalah peluang emas untuk menunjukkan potensi unggulan yang dimiliki Luwu Timur kepada daerah lain.
Irwan menjelaskan, potensi yang terus didorong meliputi bidang pertanian, perkebunan, peternakan hingga berbagai usaha kreatif masyarakat. Pihaknya juga telah menyiapkan akses pemasaran agar produk warga mampu bersaing dan bernilai jual lebih tinggi.
“Dari desa kita membangun komunitas, dari UMKM kita menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, koperasi memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak perekonomian rakyat.
“Koperasi harus hadir sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irwan menekankan bahwa Pekan Expo Koperasi UMKM 2026 bukan sekadar tempat pameran. Ajang ini juga menjadi wadah untuk memperluas jejaring bisnis, membuka akses pasar yang lebih luas, serta mendongkrak daya saing UMKM lokal agar lebih mandiri.
“Lewat Pekan Expo Koperasi UMKM 2026 ini, kita ingin bertumbuh bersama warga. UMKM wajib menjadi tulang punggung ekonomi lokal,” tuturnya.
Dengan resmi dibukanya expo malam ini, Lapangan Iniaku Sorowako akan menjadi pusat perputaran ekonomi sekaligus hiburan rakyat selama lima hari ke depan.













Komentar ditutup.