Luwu Timur, Penalutim.com – Sebuah poster imbauan yang mengatasnamakan Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur viral di media sosial pada Senin, 7 September 2026.
Dalam poster tersebut tertulis peringatan “WASPADA!! Ada Penculikan Anak-anak yang berumur 1-12 tahun” dan meminta warga agar lebih berhati-hati.
Namun informasi tersebut dipastikan hoax. Saat dikonfirmasi Penalutim.com, Lurah Magani, Andi Husni Nasir Sappo, S.Sos dengan tegas membantah telah mengeluarkan imbauan tersebut.
“Himbauan tentang penculikan anak-anak yang mengatasnamakan Lurah Magani, itu saya pastikan tidak benar, hoax. Kami dari Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha, sama sekali tidak pernah mengeluarkan himbauan tersebut,” tegas Andi Husni, sapaan akrabnya.
Jika diperhatikan dengan seksama, lambang kabupaten yang digunakan pada poster tersebut berbeda jauh dengan lambang resmi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Pada lambang resmi terdapat bentuk dasar berupa perisai yang melambangkan perlindungan. Perisai itu juga merepresentasikan kolaborasi empat wilayah Tana Luwu yang memiliki kesamaan visi dan misi di bawah falsafah “Pajung Ri Luwu, Wanua Mappatuwo Na Ewai Alena“.
Lambang tersebut merupakan identitas resmi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan tidak sama dengan yang dipakai pada poster yang beredar.
Pemerintah Kelurahan Magani mengimbau warga untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama di media sosial.
Agar tidak termakan hoax, berikut tips yang bisa dilakukan:
1. Cek Sumber: Pastikan informasi berasal dari akun resmi pemerintah atau kepolisian.
2. Cari di Media Kredibel: Lihat apakah berita yang sama dimuat media arus utama.
3. Jangan Langsung Share: Tahan diri untuk menyebarkan sebelum memastikan kebenarannya.
“Tetap tenang dan terus mengawasi anak-anak, namun tetap berdasarkan data resmi dari pihak berwenang. Jadilah netizen yang cerdas, dan mari perangi berita hoax,” tutup Andi Husni.











Komentar ditutup.