Luwu Timur, Penalutim.com – Sebanyak sembilan orang perwakilan masyarakat dari wilayah pemberdayaan PT Citra Lampia Mandiri (CLM), berhasil menuntaskan Pelatihan Satuan Pengamanan (Security) Kualifikasi Gada Pratama dan resmi menerima sertifikat kelulusan.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Bidang Pendidikan dan Pelatihan yang dilaksanakan perusahaan, bekerjasama dengan PT.Pallawa Baroka Nusantara sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta daya saing tenaga kerja lokal.
Pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut memberikan pembekalan pengetahuan, keterampilan, disiplin, serta kemampuan dasar pengamanan yang menjadi standar kompetensi bagi profesi satuan pengamanan.
Program Gada Pratama sendiri merupakan pelatihan dasar bagi calon satpam untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan kerja di bidang keamanan.

Fauzi selaku Manajemen PT CLM berharap, para peserta yang telah lulus dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan, untuk bersaing secara profesional dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja, khususnya di sektor keamanan, baik di Luwu Timur maupun di berbagai daerah lainnya.
Sementara Renol selaku perwakilan peserta pelatihan, menyampaikan rasa terima kasih kepada managemen PT.CLM yang telah memfasilitasi mereka, dalam mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 10 hari, di balai Pelatihan Transmigrasi yang di pandu Oleh Instruktur berpengalaman dari Polda Sulsel.
“Kami selaku masyarakat yang telah mengikuti pelatihan Gada Pratama yang di pandu Instruktur berpengalaman dari Polda Sulsel, sangat berterima kasih,”Ucap Renol.
Dengan bekal sertifikasi Gada Pratama dan keterampilan yang telah diperoleh, para peserta kini siap menatap dunia kerja dengan lebih percaya diri serta menjadi bagian dari sumber daya manusia yang kompeten, disiplin, dan berdaya saing.
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui penguatan kapasitas tenaga kerja lokal. (*)






