Menu

Mode Gelap
Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora ‎Anti Mager! Gaya Kompak Gubernur Andi Sudirman dan Bupati Ibas di HUT Torut Pastikan Lansia Hidup Layak, 4.000 Kartu Lansia Tuntas Disalurkan Bukan Izin Baru, PT Tizar Tirzia Trizardi Tegaskan IUP 2025 Kelanjutan dari Izin 2011

Internasional

Indonesia Desak PBB Selesaikan Konflik di Suriah

badge-check


					Indonesia Desak PBB Selesaikan Konflik di Suriah Perbesar

Indonesia Desak PBB Selesaikan Konflik di Suriah

Jakarta, Penalutim.com – Pemerintah Indonesia mendesak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Suriah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta, Minggu, menegaskan bahwa Indonesia mengutuk penggunaan senjata kimia di Suriah dan mendesak PBB untuk segera menyelesaikan konflik di negara itu.

“Indonesia mendesak PBB untuk menyelesaikan konflik Suriah,” katanya.

Indonesia, lanjutnya, juga mendorong dialog dan proses politik yang inklusif untuk menyelesaikan krisis di Suriah.

Dirinya juga mengatakan, Indonesia secara prinsip tidak pernah mendukung tindakan unilateral dalam bentuk apapun termasuk serangan Amerika Serikat yang tidak mendapatkan dukungan dari Dewan Keamanan PBB.

“Justru kita mendorong solusi damai yang sejalan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Sekjen PBB,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia tidak berada dalam kubu manapun yang bersengketa melainkan berada pada kubu yang mendorong PBB untuk segera mengambil keputusan yang mempertimbangkan alasan kemanusiaan dan solusi yang baik.

Sebelumnya, pada 7 April 2017 kemarin, Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk serangan gas kimia di Khan Shaykhun, Suriah, yang menyebabkan kematian serta warga sipil tak berdosa cedera.

Guterres menyatakan bahwa perlu ada pertanggungjawaban atas kejahatan tersebut, sejalan dengan norma-norma internasional yang ada dan resolusi Dewan Keamanan. (ND/Foto: BBC)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Hal Penting di Hari Anak Sedunia

20 November 2025 - 06:28 WITA

Bersama Kehati Lutim PT Vale Raih Gold Award di Ajang Internasional

11 November 2025 - 10:17 WITA

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Warga Palestina di Gaza

2 Maret 2024 - 07:41 WITA

Trending di Internasional