Menu

Mode Gelap
Final Piala Dunia 2026: Pemkab Luwu Timur Gelar Nobar Serentak di 11 Kecamatan Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel Dari Korban Kebakaran Hingga Pasien IGD, 79 Lansia Nuha Terima Kartu ATM Lansia Modern dan Ramah Lingkungan, Pelabuhan Balantang PT Vale Sabet Penghargaan ASRI 2026 Penghasilan Tak Menentu, Tukang Ojek di Wasuponda Bersyukur Terima Bantuan Kartu Lansia

Daerah

Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana, Kepala BPBD Luwu Timur Beri Pembekalan Mahasiswa Ners STIKES Batara Guru Soroako

badge-check


					Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana, Kepala BPBD Luwu Timur Beri Pembekalan Mahasiswa Ners STIKES Batara Guru Soroako Perbesar

Sorowako, Penalutim.com – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan generasi tenaga kesehatan terhadap potensi bencana terus dilakukan. Program Studi Profesi Ners STIKES Batara Guru Soroako menggelar kegiatan pelatihan penanggulangan bencana.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa profesi ners sebagai bagian dari pembekalan menghadapi situasi darurat di tengah masyarakat. Pelatihan ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan langsung oleh dr. April, selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan peran strategis tenaga kesehatan dalam setiap tahapan penanggulangan bencana.

Menurutnya, penanggulangan bencana tidak hanya berfokus pada penanganan saat kejadian, tetapi juga mencakup kesiapsiagaan sebelum bencana dan pemulihan setelah bencana. Oleh karena itu, tenaga kesehatan dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi kondisi darurat.

“Mahasiswa keperawatan diharapkan mampu menjadi bagian dari garda terdepan dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, baik pada saat tanggap darurat maupun dalam proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana, mengingat penanganan bencana melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa profesi ners STIKES Batara Guru Soroaka tidak hanya memiliki kemampuan klinis, tetapi juga kesiapan mental, keterampilan, dan kepekaan sosial dalam menghadapi berbagai situasi darurat, “tutup dr. April, saat dikonfirmasi media Penalutim.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Final Piala Dunia 2026: Pemkab Luwu Timur Gelar Nobar Serentak di 11 Kecamatan

19 Juli 2026 - 07:31 WITA

Dukung PSN, Bupati Irwan Tegaskan Hak Warga Terdampak Jadi Prioritas

18 Juli 2026 - 11:46 WITA

Matangkan Persiapan Lewat Raker, KONI Luwu Timur Bidik 10 Besar di Porprov Sulsel

18 Juli 2026 - 04:55 WITA

Trending di Daerah