Penalutim.com – Terletak di ujung utara Teluk Bone, Luwu Timur (Lutim) merupakan salah satu Kabupaten yang cukup berkembang. Lahir dari pemekaran Kabupaten Luwu Utara yang disahkan dengan UU Nomor 7 Tahun 2003 pada tanggal 25 februari 2003, Luwu Timur memiliki luas wilayah 6.944,98 km persegi, dengan Malili sebagai Ibu kotanya.
Terdiri dari 11 kecamatan, yakni Kecamatan Malili, Angkona, Tomoni, Tomoni Timur, Kalena, Towuti, Nuha, Wasponda, Wotu, Burau, dan Mangkutana. Luwu timur sangat terkenal dengan kandungan nikelnya yang melimpah.
Selain itu, Kabupaten berjuluk ‘Bumi Batara Guru’ ini, juga terkenal dengan kulinernya yang menggugah selera, serta destinasi wisatanya yang unik. Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Luwu Timur, tidak lengkap rasanya jika tidak berwisata di salah satu objek wisata yang ada di 11 kecamatan kabupaten yang juga kerap di sebut miniatur Nusantara.
Berikut destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi jika ke Luwu Timur, versi penalutim.com :
- Dimulai dari kecamatan Nuha, ada danau Matano, danau ini memiliki kedalaman sekitar 590 meter dan juga merupakan danau terdalam di Asia Tenggara. Danau ini juga merupakan rumah bagi banyak spesies endemik, termasuk ikan purba Butini. Di dasar danau juga ditemukan gua berisi peninggalan arkeologi berusia ratusan tahun. Selain danau matano,ada juga Desa Wisata Sorowako, Kampung Taipa, Laa Waa River Park, dan Desa Wisata Matano yang memiliki potensi geowisata dan kerajinan pandai besi.
- Kecamatan Towuti, objek wisata utama di kecamatan ini adalah danau towuti, memiliki keunikan tersendiri yakni adanya pulau-pulau kecil di tengahnya seperti Pulau Loeha dan Pulau Bolong. Selain itu, terdapat juga Goa Amando (Gua Tengkorak) yang memiliki formasi stalaktit-stalagmit unik, serta pantai dengan ciri khas pasir hitam.
- Kecamatan Wasuponda, memiliki air terjun yang sangat terkenal yakni air terjun Mata Buntu. yang terdiri dari 33 tingkatan bebatuan tersusun seperti anak tangga, dengan aliran air yang deras namun bersahabat. Secara harfiah Mata Buntu berarti “mata air yang buntu” atau “ujung yang buntu”. Dimana airnya tidak mengalir ke satu arah atau ke sungai lain, melainkan seolah-olah “terbuntu” atau terhenti di suatu tempat, meskipun sebenarnya air tersebut mengalir di bawah tanah setelah mencapai dasar air terjun. Selain air terjun tersebut, juga ada Bukit Agro Tabarano, serta Air terjun kali dingin.
- Kecamatan Malili, terdapat sebuah pulau tak berpenghuni yani Bulu Poloe. Berasal dari bahasa bugis yang berarti ‘Gunung Terbelah’. Konon katanya menurut cerita orang tua dulu, Bulu Poloe tercipta akibat pohon besar yang menimpa gunung tersebut, yang kemudian membelahnya, hingga terbentuklah sebuah pulau kecil. Selain itu ada juga wisata kolam renang Land Mark, kapal tenggelam (kapala tallang), permandian Alam tompo tikka, serta dermaga pasi-pasi.
- Kecamatan Angkona, terdapat Air Terjun Kembar Taripa, memiliki dua aliran air yang saling berdampingan layaknya anak kembar. Juga ada permandian Alam Sungai Mantadulu.
- Kecamatan Kalaena, ada kolam pemancingan di kalaena kiri, untuk kalian yang hobi memancing.
- Kecamatan Tomoni, terdapat sebuah wahana air bernama Semoga Lestari Waterpark.
-
Kecamatan Tomoni Timur, terdapat wisata alam seperti bernama Bk12 yang merupakan irigasi yang semakin populer di kalangan wisatawan karena keaslian alamnya.
- Kecamatan Mangkutana, terdapat Bendungan Kalaena, Desa Wisata Margoolembo Green Country, dan Air Terjun Salunua. Selain itu, ada juga Permandian Alam Uelanti dan objek alam lain seperti Sungai Malela.
- Kecamatan Wotu, ada wisata mangrove yang unik, dengan spot-spot swafoto dari daur ulang sampah yang kreatif, yakni Ekowisata Mangrove Banua Pangka. Juga ada pantai Balo-Balo, serta monumen bersejarah simpang tiga tarengge dan monumen tugu payung wotu.
- Kecamatan Burau, terdapat air terjun yang deras dari tebing batu tinggi menciptakan aliran sungai yang jernih dan segar, selain itu ada juga Goa Batu Putih, Pantai Lemo, dan Pantai Ujung Suso.
Itulah beberapa destinasi wisata yang wajib kalian kunjungi bila ke Luwu Timur, jangan pernah mengaku ke Lutim, kalau belum pernah datang berkunjung ke salah satu tempat wisata di atas.(a*G)






