Sorowako, Penalutim.com – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (IBAS) menyinggung perusahaan pertambangan yang akan beroperasi di Kabupaten Luwu Timur. Hal ini terungkap dalam sambutan Bupati di acara serah terima jabatan Camat Nuha dan ramah tamah bersama masyarakat Kecamatan Nuha di Gedung Matano Player, Sorowako (24/7/2025).
“Buat apa banyak pertambangan di Luwu Timur jika menjadi mala petaka bagi daerah,”Kata Bupati.
IBAS mengingatkan kepada seluruh Investor yang akan melakukan pertambangan di Luwu Timur agar beroperasi mematuhi kaidah-kaidah pertambangan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut IBAS, masyarakat Luwu Timur telah 57 tahun hidup berdampingan dengan aktivitas pertambangan nikel PT Vale. Terkait lingkungan, masyarakat Luwu Timur tahu persis bagaimana PT Vale mengelola pertambangannya yang sehat dan menjaga lingkungan.
“Bapak Ibu tidak usah menceritakan kepada kami soal lingkungan. Kami sudah 57 tahun hidup berdampingan dengan PT Vale. Kami tau persis bagaimana mereka mengelola pertambangan,” Tutur Bupati IBAS.
Bupati IBAS sebut Danau Matano adalah contoh nyata aktivitas pertambangan PT Vale yang tetap menjaga lingkungan. 57 Tahun pertambangan PT Vale beroperasi berdampingan Danau Matano. Tapi tidak ada air danau yang keruh.
“Bisa kita cek di daerah lain, ada yang menambang di pinggir laut sampai airnya keruh. Saya sampaikan ke para investor, silakan lihat Pertambangan PT Vale di Sorowako, yang paling utama menjaga lingkungan,” Ujar Bupati IBAS.
IBAS tegaskan kepada para Investor yang akan menambang di Luwu Timur, agar tidak menyamakan cara pertambangan di daerah lain. (Rm)






