Menu

Mode Gelap
Di Balik Konflik Lahan Laoli, Petani Pilih Kesepakatan Demi Masa Depan Anak Cucu Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah Perkuat Keterbukaan Informasi, PT Vale Ajak Jurnalis Upskilling dan Tinjau ESG di Sorowako Harmoni dan Toleransi Nyata Warnai Penyambutan UAS di Luwu Timur Hadiri Pelantikan KKLR Kepri, Wabup Luwu Timur Beri Pesan Moral ke Diaspora

Daerah

Wabup Letakkan Batu Pertama Pondok Penghafal Al-Qur’an

badge-check


					Wabup Letakkan Batu Pertama Pondok Penghafal Al-Qur’an Perbesar

Penalutim.com, Luwu Timur – Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam melakukan peletakan batu pertama pondasi pembangunan Rumah Tahfidz Al Hijra, Senin, (8/2/2021) Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al Quran sebagai upaya untuk membentengi generasi muda kita dari pergaulan bebas dan modern saat ini.

“Selaku Pemerintah kami sangat mengapresiasi dan harapan kita bersama, semoga pasca-peletakan batu pertama ini, pembangunannya bisa berjalan lancar,” kata Wakil Bupati Luwu Timur.

“Semoga pembangunan Rumah Penghafal Al Quran ini bisa secepatnya diselesaikan, sehingga ada wadah bagi anak-anak untuk belajar dan menghafal Al Quran kedepannya. Nantinya kita berharap dari Rumah Tahfidz ini bisa menciptakan generasi yang hafal Alquran, menuju generasi yang Istiqomah, jujur, berguna bagi agama, bangsa dan negara,” tambahnya.

Sementara H. Roy Mursyam selaku pendiri Pondok Tahfidz Al Hijrah dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimaksih kepada Wakil Bupati dan seluruh tamu undangan yang hadir, disampaikannya pula bahwa pembangunan Rumah Tahfidz Al Qur’an diatas tanah miliknya seluas 1.100 M persegi ini diupayakan rampung bulan mei mendatang.

“Target kami rampung bulan Mei dan tahun ajaran baru ditahun ini sudah dapat menerima santri, dipondok ini santri yang masuk nantinya akan digratiskan termasuk komsumsinya,” ujar H. Roy Musyam.

Ia juga menyampaikan bahwa inisiatif membangun pondok tahfidz karena melihat antusias santri untuk mengikuti pehafalan sangat menonjol sehingga sangat perlu dibangunkan asrama khusus.

“Saya melihat pondok tahfidz sangat dibutuhkan santri. Olehnya itu, kita mesti bangunkan fasilitasnya, agar kelak banyak penghafal Al-Qur’an dari daerah ini,” pungkas H. Roy Musryam yang juga mantan Kepala Desa Baruga Kecamatan Malili.

Penulis : Redaksi

Editor : Ning Rahayu

Foto : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Di Balik Konflik Lahan Laoli, Petani Pilih Kesepakatan Demi Masa Depan Anak Cucu

30 Juli 2026 - 00:51 WITA

Bukan Penggusuran! Ini Alasan Pemkab Luwu Timur Lakukan Pengosongan Lahan di Laoli

29 Juli 2026 - 12:47 WITA

Picu Kebakaran 3 Rumah di Wewangriu, Kenali Cara Cegah Korsleting Listrik di Rumah

29 Juli 2026 - 05:22 WITA

Trending di Daerah